
Bank Mega Syariah. (Istimewa)
JawaPos.com–Memasuki 2025, Bank Mega Syariah terus memperkuat strategi pertumbuhan bisnis di tengah dinamika ekonomi yang menantang. Dengan kinerja positif sepanjang 2024, bank syariah ini optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dan memberikan layanan terbaik bagi nasabah.
Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo mengungkapkan bahwa strategi Business to Business to Consumer (B2B2C) akan menjadi fokus utama pada 2025. ”Pendekatan ini memungkinkan kami memperluas penetrasi pasar dengan tidak hanya menyasar nasabah korporasi, tetapi juga seluruh ekosistem yang ada di dalamnya,” ujar Yuwono.
Untuk mendukung strategi tersebut, Bank Mega Syariah terus berinovasi dalam produk dan layanan. Beberapa produk unggulan antara lain Tabungan Haji, mobile banking M-Syariah, layanan priority banking Mega First Syariah, reksa dana syariah, serta kartu pembiayaan Syariah Card.
Pada 2024, jumlah nasabah Tabungan Haji naik lebih dari 6 persen, sementara haji khusus melonjak hingga 246 persen. Bank juga telah menjalin kemitraan dengan 442 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta memfasilitasi lebih dari 5.700 keberangkatan haji dan 1.013 keberangkatan umrah.
Di sektor pembiayaan perumahan, produk Flexi Home dan Flexi Sejahtera mencatat pertumbuhan positif. ”Pertumbuhan pembiayaan Flexi Home mencapai lebih dari 22 persen secara tahunan (YoY) sepanjang 2024,” ungkap Yuwono.
Sementara itu, Syariah Card yang diluncurkan pada 2023 menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2024, jumlah kartu yang diterbitkan tumbuh lebih dari 272 persen YoY, dengan total pembiayaan yang disalurkan melalui kartu ini meningkat lebih dari 385 persen YoY.
Transformasi digital juga menjadi prioritas, dengan peningkatan pengguna aplikasi M-Syariah lebih dari 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya, serta pertumbuhan transaksi sebesar 77 persen YoY. Aplikasi ini mempermudah layanan perbankan digital, seperti pembukaan rekening, transaksi QRIS, pembayaran Ziswaf (zakat, infak, sedekah, wakaf), hingga fitur Berkah Islami yang memberikan informasi masjid terdekat dan arah kiblat.
Kinerja keuangan Bank Mega Syariah sepanjang 2024 menunjukkan pertumbuhan yang solid. Total aset bank meningkat lebih dari 21 persen YoY, didukung fungsi intermediasi yang berjalan optimal.
Pembiayaan yang disalurkan tumbuh 10,45 persen YoY menjadi Rp 7,72 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK) naik 2,82 persen YoY menjadi Rp 9,96 triliun. Peningkatan terbesar DPK terjadi pada portofolio giro yang tumbuh 47,79 persen, menandakan efisiensi biaya dana yang terjaga.
Di sisi profitabilitas, laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp 323,22 miliar, naik 5,92 persen dari tahun sebelumnya. Laba bersih tercatat Rp 253,19 miliar, meningkat 6,06 persen dibandingkan 2023.
”Alhamdulillah, kami berhasil menutup tahun 2024 dengan pencapaian yang baik. Keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus bertumbuh, menghadirkan solusi finansial optimal bagi nasabah, serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Yuwono.
Dengan strategi yang telah disiapkan, Bank Mega Syariah optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai salah satu bank syariah pilihan di Indonesia pada 2025.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
