Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 April 2023 | 05.35 WIB

Astra Internasional Tebar Dividen Sebesar Rp 25,9 Triliun, Ini Rinciannya

Ilustrasi kantor PT Astra Internasional Tbk - Image

Ilustrasi kantor PT Astra Internasional Tbk

JawaPos.com - PT Astra International Tbk (ASII) telah selesai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023 pada hari ini, Rabu (19/4). Dalam rapat tersebut disetujui untuk membagikan dividen sebesar Rp 25,9 triliun atau Rp 640 per saham dibagikan sebagai dividen tunai.

Chief of Corporate Affairs Astra International Riza Deliansyah mengatakan, pembagian dividen saham ini termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp 88 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp 3,56 triliun yang telah dibayarkan pada tanggal 31 Oktober 2022.

"Sehingga sisanya sebesar Rp 22,34 triliun atau Rp 552 setiap saham akan dibayarkan pada tanggal 19 Mei 2023 kepada pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 8 Mei 2023 pukul 16:00 WIB,” kata Riza Deliansyah dalam keterangan resmi, Rabu (19/4).

Tak hanya menyepakati perihal dividen, RUPST juga telah memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan pembagian dividen tersebut dan untuk melakukan semua tindakan yang diperlukan.

Pembayaran dividen akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan pajak, Bursa Efek Indonesia dan ketentuan pasar modal lainnya yang berlaku. Adapun sisanya sebesar Rp 3,03 triliun dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan.

Pada kesempatan yang sama, pemegang saham menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan untuk tahun buku 2022, termasuk mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun buku 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan sebagaimana dimuat dalam laporan mereka tanggal 27 Februari 2023 dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.

Dengan disetujuinya Laporan Tahunan dan disahkannya Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tersebut, semua anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan diberikan pelunasan dan pembebasan tanggung-jawab sepenuhnya (acquit et decharge).

"Terutama atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang mereka lakukan selama tahun buku 2022, sejauh tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tahun buku 2022," ujarnya.

Sebelumnya, tercatat, PT Astra International Tbk (ASII) membukukan pendapatan bersih Rp 82,98 triliun pada kuartal I 2023. Angkanya naik 15,45 persen dari periode yang sama pada tahun lalu Rp 71,87 triliun.

Dalam laporan keuangan per 31 Maret 2023, Astra mencatat beban pokok pendapatan Rp 65,26 triliun atau meningkat dari sebelumnya Rp 56,13 triliun. Sedangkan laba bruto Rp 17,71 triliun tercatat tumbuh dibandingkan pada 31 Maret 2022 Rp 15,73 triliun.

Kemudian, perseroan membukukan penyesuaian nilai wajar investasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Rp 117 miliar. Adapun laba periode berjalan Rp 11,59 triliun sampai dengan akhir Maret tahun ini. Lebih besar dari Rp 9,27 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 8,71 triliun, meningkat 27,1 persen dari Rp 6,85 triliun di kuartal I-2022. Laba per saham dasar dan dilusian Rp 215, naik dari Rp 169 pada kuartal pertama tahun lalu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore