
Jalankan instruksi penghematan anggaran dari Presiden Prabowo, kegiatan LDKS MAN 1 Lebak digelar sederhana. (Dokumentasi MAN 1 Lebak)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi 1/2025 tentang Penghematan Anggaran. Instruksi ini tidak hanya diterapkan di Kementerian atau Lembaga di tingkat pusat. Tetapi juga sampai di sekolah atau madrasah negeri di daerah-daerah.
Misalnya diterapkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lebak, Banten. Mereka baru memulai kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk sejumlah siswa. Kepala Sekolah MAN 1 Lebak M. Dudi Rafiundin mengatakan kegiatan tersebut diatur sedemikian rupa.
"Kegiatan menempa karakter siswa ini, kita gelar secara sederhana," katanya pada Kamis (6/2).
Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar setiap institusi melakukan penghematan anggaran. Khususnya anggaran untuk kegiatan seremonial atau sejenisnya.
Lebih lanjut Dudi mengatakan, LDKS itu dilaksanakan selama tiga hari. Kegiatan LDKS itu dijadikan sarana penanaman nilai-nilai kepemimpinan, kemandirian, serta tanggung jawab.
"Nantinya akan bermuara pada lahirnya generasi pemimpin yang tidak banyak bicara, namun banyak karya," jelas dia.
Lewat LKDS itu, MAN 1 Lebak ingin mencetak lulusan yang tidak hanya pandai berbicara. Namun juga memiliki kemampuan untuk berkontribusi nyata melalui tindakan dan karya positif.
Bermodal tujuan tersebut, LDKS MAN 1 Lebak tidak hanya diisi dengan materi kepemimpinan dalam kelas. Para siswa dan siswi MAN 1 Lebak juga diajak untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan lapangan yang menantang.
Hal tersebut tak lain untuk memberikan stimulus pada kreatifitas siswa. Serta menguji kemampuan mereka dalam memecahkan masalah. Serta mampu bekerja sama dalam tim dan berpikir kreatif di bawah tekanan.
"LDKS adalah wadah yang tepat untuk menempa karakter siswa agar menjadi pemimpin yang visioner," katanya. Kemudian siswa yang berintegritas dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Seperti diketahui setiap madrasah negeri, termasuk MAN, berada di bawah naungan Kemenag. Dalam rangka menyambut instruksi soal Presiden Prabowo, Kemenag melakukan penghematan anggaran cukup signifikan.
APBN 2025 Kemenag dipotong Rp 14,28 triliunan. Dari jumlah tersebut, Kemenag baru bisa menyisir penghematan anggaran Rp 7,2 triliun.
Menag Nasaruddin Umar menyampaikan dengan pemangkasan anggaran Rp 14 triliunan, layanan keagamaan tidak boleh berkurang kualitasnya. Khususnya di bidang pendidikan keagamaan, yang memiliki porsi anggaran besar di Kemenag.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
