Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Desember 2024 | 15.25 WIB

Produksi Emas Batangan di Smelter PT Freeport Indonesia Dimulai Bulan Ini

ILUSTRASI. Area fasilitas pengolahan hasil tambang di KEK JIIPE Manyar, Gresik, Jawa Timur. (PTFI untuk Jawa Pos) - Image

ILUSTRASI. Area fasilitas pengolahan hasil tambang di KEK JIIPE Manyar, Gresik, Jawa Timur. (PTFI untuk Jawa Pos)

JawaPos.com - Terkait emas, smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) telah memulai produksi konsentrat menjadi sejumlah barang setengah jadi. Dua di antaranya yang menonjol adalah tembaga dan emas.

Smelter yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Manyar, Gresik, itu mulai beroperasi Juni lalu. Secara bertahap direncanakan akhir tahun ini kapasitas produksi bisa mencapai 100 persen.

Salah satunya produksi emas. Smelter PTFI memiliki kapasitas pengolahan 1,7 juta ton per tahun. VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati mengatakan bahwa Desember 2024 ini produksi perdana emas batangan akan dimulai dari fasilitas precious metal refinery (PMR).

Pengoperasiannya bakal dilakukan secara bertahap. ”Karena penggunaan mesinnya juga harus secara bertahap untuk pemanasan,” ujarnya kepada Jawa Pos (12/12).

PMR PTFI dalam kapasitas maksimalnya mampu memproduksi 50 ton emas setiap tahun. Saat ini PT Antam sudah berkomitmen untuk menyerap emas Freeport. ”Kemarin sudah MoU (memorandum of understanding) dengan Antam bahwa emas akan diserap sebanyak 30 ton,” imbuhnya.

Kandungan Mineral Beragam

Emas bukanlah hasil tambang PTFI yang terbanyak. Sebab, setiap 1 ton konsentrat memiliki kandungan mineral yang beragam. Di antaranya, 27 persen tembaga.

Tembaga tersebut sangat dibutuhkan di pasar global. Sebab, ia menjadi bahan baku berbagai industri. Mulai elektronik hingga konstruksi. Terutama ekosistem electric vehicle (EV) atau kendaraan listrik.

Bermodal investasi lebih dari Rp 45,06 triliun atau USD 3 miliar, smelter Manyar memiliki kapasitas 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Jika digabung dengan kapasitas PT Smelting sebesar 1,3 juta ton, smelter Manyar akan mampu memproses total 3 juta ton konsentrat tembaga setiap tahun.

Proses pemurnian konsentrat tembaga di Smelter Manyar akan menghasilkan sejumlah produk. Di antaranya, 600.000 ton katoda tembaga, lumpur anoda, emas, perak, platinum, paladium, selenium, dan timbal. Selain itu, produk sampingan seperti asam sulfat, terak tembaga, dan gipsum juga mampu dihasilkan. (son/c6/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore