Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Desember 2024 | 01.37 WIB

Kemenhub Percepatan Pembangunan Akses Jalan Menuju Stasiun Kereta Cepat Karawang

Kereta cepat Whoosh bersiap berangkat dari Stasiun Halim di Jakarta Timur. (Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/Antara) - Image

Kereta cepat Whoosh bersiap berangkat dari Stasiun Halim di Jakarta Timur. (Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/Antara)

JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan akan mempercepat pembangunan akses jalan menuju Stasiun Kereta Cepat Karawang atau Stasiun Whoosh Karawang. Pembangunan dikebut agar bisa mendukung operasional stasiun yang diperkirakan mulai pada awal tahun 2025.
 
"Percepatan pembangunan akses jalan menuju Stasiun Kereta Cepat Karawang, guna mendukung operasional stasiun yang diperkirakan dimulai awal tahun depan, sehingga masyarakat mendapatkan hasil yang optimal dari keberadaan stasiun tersebut," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat meninjau Stasiun Kereta Cepat Karawang, Jawa Barat bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmojo, Jumat (13/12).
 
Menhub menjelaskan bahwa Stasiun Whoosh Karawang ini diproyeksi akan menjadi salah satu titik strategis dalam pengembangan sistem transportasi cepat dan terintegrasi di Indonesia. Terlebih kata dia, kehadirannya diprediksi akan memberikan dampak berganda.
 
Mulai dari kemudahan masyarakat untuk bisa naik dan turun di Karawang ketika menggunakan Whoosh. Selain itu pula akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Karawang.
 
"Rencana operasional Stasiun Kereta Cepat Karawang ini merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan transportasi cepat yang terintegrasi. Kami berharap ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Karawang dan sekitarnya," jelas Menhub Dudy.
 
Lebih lanjut, ia memastikan jika Stasiun Kereta Cepat Karawang sudah beroperasi maka pihaknya akan menambah operasional frekuensi perjalanan Whoosh. Dari sebelumnya hanya 48 menjadi 62 perjalanan kereta per hari.
 
Di mana nantinya, kata Dudy, sebanyak 31 perjalanan kereta akan berhenti di Stasiun Kereta Cepat Karawang. Sehingga diharapkan penambahan perjalanan ini akan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, mengurangi kemacetan, dan mempercepat pergerakan barang dan orang, terutama antara Karawang dan Jakarta.
 
"Untuk mendukung konektivitas stasiun Kereta Cepat Karawang dengan daerah sekitar, stasiun ini direncanakan akan terhubung dengan moda transportasi lain seperti bus pengumpan (feeder) dan angkutan umum," pungkasnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore