Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Desember 2024 | 16.35 WIB

PT SMI Kemenkeu Salurkan Pembiayaan Rp 627 Miliar ke Pemda Gianyar, Sebagian untuk Pembangunan RSUD Sanjiwani

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani, Gianyar. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani, Gianyar. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), yang merupakan Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 627 miliar ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gianyar, Bali.
 
Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah merinci nilai tersebut terdiri dari tiga kali pembiayaan yang disalurkan terhitung pada tahun 2016 sebesar Rp 150 miliar, 2020 sebesar Rp 343 miliar, dan 2021 sebesar Rp 134 miliar.
 
Hal ini sebagaimana disampaikan Reynaldi saat melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani, Gianyar yang telah memanfaatkan pembiayaan dari PT SMI, Rabu (11/12).
 
“Total pembiayaan kita tiga kali, dari tahun 2016, 2020, dan 2021, kurang lebih Rp 627 miliar dan hari ini kita bisa saksikan bersama bagaimana pembiayaan itu benar benar bermanfaat,” kata Reynaldi disela kunjungannya di RSUD Sanjiwani.
 
 
Lebih lanjut, eks Direktur Keuangan Jasa Marga ini mengatakan pembiayaan yang disalurkan ke pusat layanan kesehatan ini tak hanya untuk membangun gedung baru.
 
Namun, digunakan pula untuk menambah sejumlah alat kesehatan guna melengkapi fasilitas rumah sakit. Terlebih, kata dia. RSUD Sanjiwani kini menjadi rumah sakit rujukan untuk masyarakat di wilayah Bali Timur.
 
“Kami dari PT SMI ikut membantu untuk memperluas cakupan upaya dari RS Sanjiwani ini dalam konteks untuk melakukan memberikan jasa kesehatan kepada seluruh masyarakat yang ada di sini,” jelasnya.
 
“Ini adalah rumah sakit rujukan untuk bali timur jadi mereka-mereka yang perlu perawatan kesehatan tidak perlu harus ke Denpasar lagi sekarang, cukup bisa ke rumah sakit ini untuk mendapatkan penanganan-penanganan yang cukup serius,” sambung Reynaldi.
 
 
Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama mengatakan pembiayaan reguler PT SMI pada 2016 yang diperoleh telah digunakan untuk penambahan layanan poliklinik atau fasilitas kesehatan dari 18 unit menjadi 29 unit.
 
Kemudian, penambahan jumlah kapasitas tempat tidur. Bahkan, kehadiran RSUD Sanjiwani kini telah berhasil meenekan angka kematian di tujuh Kecamatan di Gianyar.
 
Dia juga membeberkan bahwa pembiayaan PT SMI telah memberi dampak ekonomi yang berganda. Mulai dari menyerap tenaga kerja lokal, jumlah kunjungan hingga membantu meningkatkan pendapatan RSUD Sanjiwani.
 
“Pada saat pembangunan gedung pelayanan telah menyerap tenaga kerja sebanyak 195 orang. Terdiri dari 75 orang di tahun 2020 dan 120 orang di tahun 2021. Nilai pembelian bahan baku mencapai Rp49 miliar,” bebernya.
 
“Saat melakukan pembangunan Poliklinik Eksekutif
dan rehab telah enyerap tenaga kerja sebanyak 640 orang. Dengan nilai pembelian bahan baku lokal mencapai Rp19 miliar,” sambungnya.
 
Sementara itu, secara kumulatif telah terjadi peningkatan kunjungan pasien sebesar 58,6 persen sejak tahun 2020 hingga 2022. Terdiri dari kenaikan jumlah kunjungan rawat jalan, yaitu sebesar 61,5 persen dan pertumbuhan jumlah pasien rawat inap sebesar 33,6 persen.
 
“Manfaat peningkatan pendapatan atas Pembangunan Gedung Pelayanan serta Poliklinik Eksekutif mencapai Rp21 miliar per tahun,” pungkasnya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore