Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 November 2024, 05.36 WIB

Tarif Ekspor Sawit Jadi 7,5 Persen, BPDPKS Turunkan Target Pungutan

Ilustrasi: Buah Kelapa Sawit, salah satu komoditas yang diperdagangkan dalam bentuk minyak sawit mentah (CPO). - Image

Ilustrasi: Buah Kelapa Sawit, salah satu komoditas yang diperdagangkan dalam bentuk minyak sawit mentah (CPO).

JawaPos.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) resmi menurunkan target pungutan ekspor kelapa sawit, CPO, dan produk turunannya. Dari Rp 27 triliun menjadi Rp 24 triliun.

“Kalau kami dari BPDPKS, target pungutan ekspor yang kami tetapkan itu kurang lebih sekitar Rp 27 triliun ya, sekarang kita sudah revisi menjadi sekitar Rp 24 triliun,” ujar Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS Normansyah Hidayat Syahruddin dalam acara Sosialisasi Pelaksanaan Eksportasi dan Pungutan Ekspor atas Kelapa Sawit di Ciputra Hotel Surabaya, Kamis (21/11).

Normansyah kemudian menyebut hingga November 2024, BPDPKS telah mengumpulkan hasil pungutan ekspor kelapa sawit, CPO, dan produk turunannya sebesar Rp 22 Triliun.

Artinya, diperlukan Rp 2 Triliun lagi untuk mencapai target Rp 24 Triliun. BPDPKS melalui berbagai upaya untuk mempercepat pungutan ekspor kelapa sawit, CPO, dan produk turunannya.

Salah satunya dengan menggandeng Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), untuk mengawal proses pungutan ekspor. Utamanya para eksportir yang berpotensi menyumbang pungutan.

“Selain itu juga kita melihat celah-celah apakah ada nanti kira-kira dari pungutan itu bisa kita eksplor lebih lanjut lagi,” ujar Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS itu.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Keuangan (Kemenkeu) telah melakukan penyesuaian tarif pungutan ekspor produk kelapa sawit, CPO, dan turunannya.

Sebagaimana Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62 Tahun 2024 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Dalam regulasi tersebut, tarif pungutan ekspor minyak sawit ditetapkan sebesar 7,5 persen. Penyesuaian tarif baru ini sudah berlaku sejak 22 September 2024. (*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore