
Ilustrasi Inflasi dan Deflasi (Freepik/freepik.com)
JawaPos.com - Dalam dunia ekonomi, kita mengenal istilah inflasi sebagai kenaikan harga secara terus-menerus dan deflasi sebagai penurunan harga secara umum. Kedua fenomena ini merupakan bagian alami dari siklus ekonomi.
Jika inflasi dan deflasi tidak terkendali, maka dapat memicu ketidakstabilan ekonomi yang serius. Oleh sebab itu, pemerintah selalu berupaya menjaga tingkat inflasi agar tetap berada dalam batas yang wajar melalui berbagai kebijakan ekonomi.
Dikutip dari forbes.com, Minggu (6/10), berikut ini istilah inflasi dan deflasi, penyebab hingga cara menghadapinya supaya terhindar dari masalah finansial.
Pengertian dan Penyebab Inflasi
Secara sederhana, inflasi terjadi ketika harga barang dan jasa meningkat. Inflasi merujuk pada tingkat kenaikan harga-harga, seperti perumahan, makanan, pakaian, transportasi, dan lainnya. Umumnya, tingkat inflasi dihitung berdasarkan perubahan harga rata-rata dalam sekeranjang komoditas dan jasa selama periode waktu tertentu.
Selain itu, harga komoditas dan jasa lainnya yang meningkat dari waktu ke waktu juga dimasukkan dalam keranjang tersebut, dan tingkat inflasi dihitung menggunakan tahun dasar. Persentase kenaikan harga barang dianggap sebagai tingkat inflasi. Seiring dengan meningkatnya inflasi, konsumen cenderung mengurangi pembelian mereka.
Adapun beberapa penyebab dari inflasi adalah sebagai berikut ini:
1. Pasokan uang: Salah satu faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga dalam suatu perekonomian, yang pada gilirannya memicu inflasi. Apabila jumlah mata uang yang beredar meningkat, nilai mata uang tersebut akan berkurang. Saat uang yang beredar dalam perekonomian melebihi peningkatan produksi barang dan jasa, hal ini bisa memicu inflasi.
2. Peningkatan utang negara: Ketika utang suatu negara bertambah, negara tersebut harus mencari cara guna melunasi utangnya, baik dengan meningkatkan pajak atau mencetak lebih banyak uang.
3. Meningkatnya daya beli: Dengan meningkatnya daya beli masyarakat, mereka mempunyai lebih banyak uang untuk dibelanjakan pada barang dan jasa. Hal ini menciptakan permintaan yang lebih tinggi, yang kemudian memaksa perusahaan menaikkan harga, sehingga menyebabkan inflasi di dalam perekonomian.
4. Suku bunga: Suku bunga juga memainkan peran penting dalam inflasi. Ketika suku bunga rendah, jumlah uang yang beredar cenderung lebih banyak, yang dapat meningkatkan inflasi. Maka dari itu, dalam mengendalikan inflasi, banyak negara biasanya akan menaikkan suku bunga guna mengatur likuiditas.
Pengertian dan Penyebab Deflasi
Deflasi adalah fenomena yang berlawanan dengan inflasi. Saat deflasi terjadi, harga barang dan jasa mengalami penurunan yang meningkatkan daya beli uang. Hal ini berarti bahwa dengan jumlah uang yang sama lebih banyak barang dan jasa mampu dibeli.
Kondisi ini biasanya muncul dalam perekonomian ketika pasokan uang terbatas. Secara umum, deflasi dianggap sebagai tanda krisis ekonomi yang seringkali disertai dengan tingkat pengangguran yang tinggi dan produktivitas barang dan jasa yang sangat rendah.
Dalam situasi deflasi, baik bisnis maupun masyarakat cenderung mengakumulasi kekayaan yang lebih sedikit, sehingga pengeluaran menjadi sangat rendah. Penurunan pengeluaran ini mengakibatkan penurunan permintaan. Sehingga, perusahaan seringkali menurunkan harga barang dan jasa guna mendorong peningkatan permintaan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
