Ilustrasi saham. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Equity Analis Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi membagikan tiga rekomendasi saham untuk trading pekan ini. Tiga saham itu, terdiri dari ITMG, ASII, dan BBNI.
Namun, Imam mengimbau para trader untuk memantau sejumlah data ekonomi sepanjang pekan ini jelang HUT Ke-79 Kemerdekaan RI yang terhitung hingga 16 Agustus 2024.
Data-data tersebut, yakni Indeks Harga Konsumen Amerika Serikat (US PPI) dan Indeks Harga Produsen Amerika Serikat (US CPI). Untuk diketahui, US PPI mengukur perubahan harga yang diterima produsen, khususnya mengenai harga bahan baku.
"Jika harga bahan baku naik, bisa jadi perusahaan akan menaikkan harga produknya dan menyebabkan inflasi pada sisi konsumen naik. Data ini perlu diperhatikan karena data ini juga akan menjadi pertimbangan The Fed untuk menentukan kebijakan moneternya,” kata Imam dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (14/8).
Selain dari sisi produsen, AS juga akan merilis data inflasi untuk bulan Juli dari sisi konsumen atau CPI. Data US CPI akan dirilis pada hari ini. Dari sisi konsensus dapat dilihat bahwa CPI diproyeksikan melambat ke 2,9 persen (yoy) dan untuk Core CPI juga diproyeksikan akan melambat ke 3,2 persen (yoy).
“Jika inflasi AS sesuai dengan konsensus, atau lebih kecil dari periode sebelumnya, hal ini dapat menjadi sentimen positif untuk pasar, dan semakin meningkatkan probabilitas untuk The Fed menurunkan suku bunganya sebesar 50 bps di bulan September 2024 nanti,” jelasnya.
Selain data dari AS, imbuh Imam, data dari China dan Indonesia perlu diperhatikan, seperti data tingkat pengangguran yang diproyeksikan oleh konsensus turun ke 5 persen dari sebelumnya di 5,1 persen.
Jika tingkat pengangguran lebih kecil dari periode sebelumnya atau lebih kecil dari konsensus maka dapat menjadi sentimen positif untuk pasar khususnya IHSG.
Berkaca pada data-data ekonomi yang solid di atas, PT Indo Premier Sekuritas merekomendasikan 3 saham dan 1 Power Fund Series untuk trading pada minggu ini hingga Jumat, 16 Agustus 2024:
1. Buy ITMG (Support 26.250, Resist 27.450). Harga batu bara Newcastle telah naik ke level 145 US Dollar per ton-nya, dan merupakan level tertinggi baru selama 3 bulan terakhir. Kenaikan harga batu bara ini juga tidak terlepas dari membaiknya ekonomi di Tiongkok dan tentu hal ini akan menjadi angin segar juga bagi emiten batu bata salah satunya adalah ITMG yang salah satu porsi penjualan batu baranya paling besar ke Tiongkok.
2. Buy on Pullback ASII (Support 4.590, Resist 4.880). Solidnya ekonomi Indonesia yang masih bisa tumbuh di atas 5% atau di atas konsensus 5% didukung juga oleh data-data lainnya membuat investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp1,2 triliun pasca sell off hari senin kemarin. Salah satu data yang menarik adalah penjualan mobil yang mulai membaik dan sepeda motor yang signifikan serta ekonomi Tiongkok yang membaik, akan menjadi sentimen positif untuk kinerja ASII yang diharapkan juga terefleksi pada pergerakan harganya. Pasca sell off hari senin kemarin, ASII sendiri mencatatkan net buy sebesar Rp211 miliar atau terbesar kedua setelah BMRI.
3. Buy on breakout BBNI (Support 5.00, Resist 5.500). Pada hari Jumat kemarin, saham BBNI mencatatkan net buy asing sebesar Rp36,9 miliar. Hal ini juga tidak terlepas dari data ekonomi Indonesia yang cukup solid. membaiknya kondisi ekonomi khususnya Indonesia akan menjadi sentimen positif juga untuk sektor perbankan. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas aset dan CKPN ke depan yang dapat berimbas pada dan bottom line perusahaan.