Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juli 2024 | 22.15 WIB

Sambangi Kantor Bahlil, Gibran Ungkap Tiga Investasi yang Bakal Digenjot di Masa Pemerintahannya

Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming raka mengungkapkan bakal menggenjot investasi di sejumlah sektor pada masa pemerintahannya mendatang. Diantaranya, lifting minyak, hilirisasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
 
Hal ini disampaikan Gibran saat menyambangi Kantor Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia di Jakarta Selatan, Senin (29/7). "Tadi sudah kita rapatkan dengan Pak Menteri, Pak Wamen, Sesmen, Deputi, Staf Ahli, dan lain-lain. Ada beberapa sektor yang memang perlu digenjot tapi saya sudah bilang masalah lifting minyak, lalu masalah hilirisasi," kata Gibran saat ditemui di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta Selatan, Senin (29/7).
 
Dia juga menyampaikan, ketiga hal itu sebagaimana sering dia sampaikan dalam debat serta kampanye sebelum terpilih menjadi wapres 2025-2029. Mantan Wali Kota Solo itu pun mengklaim, tiga sektor yang akan digenjotnya sudah terbukti bisa meningkatkan pendapatan negara.
 
"Itu kan sering daya sampaikan di masa debat kampanye, tembaga ke bauksit, nikel, yang udah jalan sekarang dan sudah terbukti meningkatkan pendapatan negara, dan sekali lagi jangan melupakan UMKM," ujarnya.
 
Sementara itu, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada kuartal II-2024 sebesar Rp 428,4 triliun. Angka ini tumbuh 22,5 persen dibandingkan dengan Kuartal II tahun lalu.
 
Jika dirinci, capaian realisasi investasi pada kuartal II 2024 sebesar Rp 428,4 triliun terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 217,3 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Lalu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 211,1 triliun atau 29,1 persen dari capaian investasi periode ini.
 
Dilihat dari geografisnya, realisasi investasi pada kuartal II 2024 paling besar terjadi di luar jawa dengan nilai mencapai Rp 215,2 triliun. Sedangkan di Jawa mencapai Rp 213,2 triliun atau setara 27,1 persen YoY. Berdasarkan subsektornya, pada kuartal II 2024 ini, realisasi PMA disumbang oleh industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar USD 4,4 miliar.
 
Lalu, jasa lainnya sebesar USD 1 miliar, pertambangan USD 0,9 miliar, Listrik gas dan air sebesar USD 0,9 miliar, serta industri kimia dan farmasi USD 0,8 miliar. Sementara itu, realisasi PMDN pada kuartal II 2024 disumbang oleh industri pertambangan sebesar Rp 32,1 triliun, disusul oleh transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp 29,6 triliun.
 
Lalu, investasi di subsektor Perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp 21,4 triliun. Kemudian, investasi subsektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp 18,5 triliun dan kehutanan sebesar Rp 16,3 triliun. 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore