Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Juli 2024 | 01.32 WIB

KIT Batang Diresmikan Presiden Jokowi, 18 Perusahaan Masuk Tanamkan Investasi Rp 14,8 Triliun

Presiden Joko Widodo meresmikan operasional Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, Jumat (26/7). (Tangkapan layar)

 
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Ada 18 perusahaan yang sudah masuk di lokasi itu dengan total investasi mencapai Rp 14,8 triliun.
 
"Dengan mengucap Bismillahirahmanirrahim, pada sore hari ini saya resmikan operasional Kawasan Industri Terpadu Batang di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah," kata Jokowi di Batang, Jumat (26/7).
 
Jokowi mengatakan, sebelumnya Kawasan Industri Terpadu Batang ini hanya dibangun di atas lahan seluas 450 hektar. Namun, kemudian diminati banyak perusahaan, sehingga membuat pemerintah untuk memperluas kawasan sebesar 450 hektare.
 
Bahkan, ke depan KITB ini direncanakan akan kembali diperluas mencapai 4.300 hektare. Dimana nantinya, melalui perluasan dapat semakin banyak menampung perusahaan yang disertai dengan pembukaan lapangan kerja.
 
"Dan sekarang, total dalam perencanaan adalah 4.300 hektare yang nantinya akan menampung industri, menampung pabrik-pabrik yang akan membuka lapangan kerja kurang lebih sebanyak 250.000 pekerja karyawan yang bisa bekerja di Kawasan Industri Terpadu Batang," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan bahwa pemerintah memang terus berupaya membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Dimana, 19.000 diantaranya telah dibuka di Kawasan Industri Terpadu Batang ini.
 
"Karena emang kita harus membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya bagi rakyat kita, dengan investasi yang sekarang masuk sudah Rp 14 triliun dan menyangkut kurang lebih 19.000 pekerja. Ini baru awal-awal," imbuhnya.
 
Terakhir, Jokowi meminta kepada Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan hingga Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia serta menteri dan pihak terkait untuk terus aktif memasarkan kawasan industri ini.
 
"Ini baru awal-awal sehingga saya menyampaikan pesan kepada Pak Menko Marves, kepada Menteri Investasi, dan semua menteri terkait kawasan industri ini baik juga direksi agar aktif terus memasarkan kawasan ini," ujarnya.
 
KITB atau KIT Batang sebagai bagian dari Klaster Kawasan Industri di PT Danareksa (Persero) (Holding BUMN Danareksa) diharapkan dapat menjaring investasi penanaman modal asing (PMA) dari arus relokasi industri global dan menyerap tenaga kerja yang masif.
 
Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, Holding BUMN Danareksa sebagai satu-satunya Holding Spesialis Transformasi dan Investasi di Indonesia berkomitmen menjalankan amanat Proyek Strategis Nasional (PSN) dari pemerintah untuk meningkatkan kapasitas KITB agar dapat menjaring PMA dan menyerap tenaga kerja yang masif. Sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan negara melalui pajak dan pendapatan daerah melalui retribusi.
 
"KITB telah kami siapkan dengan infrastruktur dasar dan utilitas yang lengkap, serta didukung dengan konektivitas terlengkap, mulai dari jalan tol, pelabuhan, dan jalur kereta api dengan mengusung konsep green, sustainable, dan circular economy," kata Yadi.
 
Dia menambahkan, saat ini nilai investasi yang masuk ke KITB sudah mencapai Rp 14,8 triliun dari utilisasi lahan seluas 271 hektare. Adapun investasi yang masuk berasal dari sejumlah negara di Asia, Amerika Serikat, dan Eropa.
 
Sementara itu, Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan mengatakan, KITB menyediakan utilitas dasar yang lengkap dengan berorientasi pada keberlanjutan, antara lain industri berbasis teknologi (SEG Solar), penggunaan energi terbarukan, pengelolaan Water Treatment Plant (WTP), Waste-Water Treatment Plan (WWTP), dan Sewage Treatment Plant (SWTP) dan infrastruktur terpadu yang ramah lingkungan. "Ada pula fasilitas hunian bersertifikasi Greenship Neighborhood, serta bisnis model yang berkelanjutan dan berdaya saing dengan pemberdayaan tenaga kerja lokal," tuturnya
 
Peresmian ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, serta pejabat kementerian dan lembaga lainnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore