Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Mei 2026 | 11.21 WIB

Sukseskan PSN, Paulus Waterpauw Minta Pembangunan Dipusatkan ke Orang Asli Papua

 Paulus Waterpauw. (Evarianus Supar/Antara) - Image

 Paulus Waterpauw. (Evarianus Supar/Antara)

JawaPos.com - Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Paulus Waterpauw mengungkap pentingnya pembangunan yang menjadikan orang asli sebagai pusatnya. Pembangunan tidak bisa hanya difokuskan pada fisik semata.

Waterpauw mengatakan, keberhasilan tidak semata diukur dari besarnya investasi, infrastruktur, maupun proyek nasional yang dibangun, tetapi juga sejauh mana masyarakat Papua merasakan manfaat nyata dalam kehidupannya.

Pensiunan Polri ini pun menilai pentingnya dialog dalam menindaklanjuti Proyek Strategi Nasional (PSN) ketahanan pangan dan energi yang tengah berjalan di wilayah Asmat, Mappi, Merauke, dan Boven Digoel.

Dia tak menampik bahwa terdapat hambatan dalam proyek pembangunan. Untuk itu, dialog menjadi solusi dalam mencari jalan keluar terbaik, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.

Sebagai orang asli Papua, Waterpauw percaya bahwa masyarakat setempat pada dasarnya dapat diajak berdialog secara baik. Komunikasi yang baik akan membuka kesepakahaman antar sesama.

“Jika satu kali berbicara belum berhasil, berbicara lagi. Jika dua kali belum berhasil, maka dilakukan ketiga kalinya. Dialog yang dilakukan terus menerus dengan hati yang tulus pada akhirnya akan menemukan titik temu,” ujarnya, Sabtu (24/5).

Baginya, komunikasi dengan masyarakat Papua tidak cukup hanya melalui bahasa formal pembangunan atau angka-angka investasi. Masyarakat perlu dijelaskan secara baik mengenai manfaat yang akan diperoleh, dan peluang ekonomi yang terbuka dari PSN

Lebih penting lagi tentang kepastian masa depan orang asli Papua dapat menjadi lebih baik melalui pembangunan. Dengan demikian, masyarakat tidak merasa sebatas menjadi objek pembangunan.

Salah satu akar persoalan yang selama ini membayangi Papua adalah kemiskinan ekstrem. Kondisi itu menjadi pemicu lahirnya berbagai persoalan sosial, mulai dari keterbelakangan pendidikan, rendahnya akses kesehatan, pengangguran, hingga potensi gangguan keamanan. Oleh karena itu, pembangunan harus diarahkan untuk menyentuh akar persoalan secara nyata dan berkelanjutan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore