JawaPos.com - Dosen Program Studi Manajemen Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema "Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Literasi Keuangan" di Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Bogor. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat desa dalam mengelola keuangan pribadi secara efektif.
Acara dibuka oleh Zulkifli, S.E., M.M., salah satu pengajar di Prodi Manajemen UPJ, menekankan pentingnya literasi keuangan di era digital seperti sekarang. “Indeks literasi keuangan masih rendah dibandingkan inklusi keuangan, baik di perkotaan maupun perdesaan,” jelasnya. Literasi dan inklusi keuangan yang seimbang diperlukan untuk mencapai kesejahteraan finansial masyarakat.
Kegiatan ini tentunya mendapat sambutan hangat dari Erwin, Sekretaris Desa Gunung Menyan, dan Salbiah, Ketua BumDes. Mereka mengapresiasi inisiatif UPJ dalam meningkatkan pengetahuan finansial warga desa. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat belajar cara mengelola pendapatan mereka dengan lebih baik,” ujar Salbiah.
Inisiasi kegiatan berawal dari Danto Sukmajati, Ph.D., Dosen Prodi Arsitektur UPJ, bekerja sama dengan PT. Ruang Merdeka Belajar (RMB) dan Universitas Bina Nusantara (Binus). Anton Kurniawan, S.P, M.M dari Universitas Binus turut hadir dan menekankan pentingnya kolaborasi antar institusi pendidikan dalam memajukan literasi keuangan.
Beberapa dosen UPJ yang menjadi narasumber adalah Zulkifli S.E., M.M., Cynthia Sari Dewi, S.E., M.Sc., Fendi Saputra, S.E., M.M., M. Trio Febriyantoro, M.M., Ph.D., Dr. Chajar Matari Fath Mala, M.M., Windarko S.T., M.M., dan Yusuf Iskandar S.Si., M.M. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan investasi finansial dan riil, pengelolaan utang produktif, pembiayaan kebutuhan hidup, serta perencanaan pensiun sejak dini.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Gunung Menyan dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka dan mencapai kesejahteraan finansial. “Kami berharap kegiatan ini dapat merubah sikap dan perilaku individu dalam mengambil keputusan keuangan yang lebih baik dan benar,” tutup Zulkifli.