
Menteri Keuangan Sri Mulyani blusukan ke kantor pajak untuk melihat pelaporan SPT.
JawaPos.com - Masa pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi telah berakhir akhir Maret lalu. Memasuki April, giliran PPh badan yang mendapat giliran untuk melaporkan kewajibannya.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan mengatakan, sampai dengan hari ini total penerimaan SPT PPh orang pribadi sebanyak 10,59 juta SPT. Angka ini tumbuh 14,01 persen dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama.
"Kalau kita pilah yang angka 10,59 juta ini 8,49 juta adalah disampaikan secara elektronik dan sisanya masuk secara manual dalam bentuk hard copy," ujar Robert di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (2/4).
Dia menambahkan, jumlah tersebut masih bisa bertambah, mengingat masih banyak WP yang belum melaporkan kewajibannya. Dengan asumsi, WP tersebut membayar denda keterlambatan pelaporan pajak.
"Perlu diketahui ini baru tanggal 31 Maret. April ini akan banyak masuk PPh badan dan masih ada dari PPh orang pribadi akan masuk terus. Nanti kita hitung. Target kami 80 persen (dari total WP) selama tahun 2018," jelas dia.
Dilihat dari pertumbuhan berdasarkan jenis SPT-nya, kata Robert, pertumbuhan SPT karyawan mencapai 12,4 persen, kemudian non karyawan sebesar 30,5 persen. "Sementara secara elektronik 21,6 persen. Yang menyampaikan secara manual turun 12 persen," tuturnya.
Sementara itu dari rasio kepatuhannya, sampai dengan 31 Maret 2018 naik menjadi 63,9 persen. Tahun sebelumnya, rasio tersebut hanya sebesar 58,9 persen.
"Rasio kepatuhan khusus untuk SPT orang pribadi karyawan 68,0 persen untuk tahun lalu 61,9 persen. Harap dicatat ini nambah terus. Karyawan masih ada mau bayar denda Rp 100 ribu. Dia bisa masukkan SPT lagi. Kemudian non karyawan sebesar 40,5 persen. Tahun lalu 38,8 persen," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
