Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Agustus 2022 | 20.26 WIB

IAI Dorong 4 Rekomendasi Strategis Pada Presidensi G20 Indonesia

Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI), Prof. Mardiasmo - Image

Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI), Prof. Mardiasmo

JawaPos.com - Forum dialog B20-G20 menerbitkan empat rekomendasi kebijakan kepada negara-negara G20. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai anggota Task Force Integrity & Compliance (TFIC) B20, turut aktif merumuskan rekomendasi yang mewakili suara masyarakat bisnis dalam Presidensi G20 Indonesia tahun 2022.

Rekomendasi itu digaris bawahi oleh Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI, Prof. Mardiasmo, saat membuka webinar internasional B20-IAI-IFAC Strategic Leader Forum: Sustainability Governance as the Foundation of Value Creation, Kamis, 25 Agustus 2022.

Webinar internasional ini merupakan side event resmi TFIC B20 Indonesia yang diikuti hampir 2.000 peserta terdaftar dari belasan negara. Pembicara yang ambil bagian adalam webinar ini antara lain dari IFRS Foundation, OJK, Pertamina, BRI, Vale Indonesia, Black Rock Investment Stewardship, dengan moderator Prof. Sidharta Utama (Anggota DPN IAI).

Empat rekomendasi kepada negara-negara G20 adalah mempromosikan penerapan sustainable governance dalam bisnis untuk mendukung inisiatif Enviroment, Social, Governance (ESG). Rekomendasi ini mempromosikan pendekatan dan tindakan standar terkait upaya kepatuhan, pemantauan yang efektif, dan jaminan independen terhadap penerapan sustainable government.

Rekomendasi kedua adalah tentang tindakan kolektif untuk mengurangi risiko integritas. Pada level ini, TFIC B20 mendorong optimalisasi dalam perlindungan mendasar terkait integritas dan transparansi saat berinteraksi dengan jaringan bisnis dan pihak pemerintah.

Rekomendasi berikutnya adalah mendorong kelincahan (agility) dalam tindakan pencegahan untuk memerangi risiko pencucian uang/pendanaan teroris. Di masa new normal, peningkatan kerangka integritas berdasarkan perubahan lanskap risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme perlu diefektifkan.

Sedangkan rekomendasi keempat adalah tentang penguatan tata kelola untuk memitigasi risiko kejahatan dunia maya yang akhir-akhir ini semakin parah. Rekomendasi ini mengeksplorasi optimalisasi sumber daya organisasi yang ada untuk meminimalkan dampak risiko kejahatan dunia maya.

Prof. Mardiasmo mengatakan, akuntan siap memimpin pelaporan keberlanjutan untuk mitigasi perubahan iklim, pengungkapan ESG, karena beberapa alasan. “Akuntan berada di pusat informasi serta memiliki keterampilan dan kompetensi yang relevan. Akuntan juga merupakan bagian dari komunitas yang terhubung secara global. Tidak kalah penting, kinerja akuntan dijaga oleh kode etik yang membuat kepentingan publik selalu mendapat prioritas tertinggi,” jelas Wakil Menteri Keuangan 2014-2019.

Pada kesempatan itu, Shinta Kamdani mengatakan, salah satu cara untuk mencapai tujuan B20-G20 terutama melalui kerjasama dan solidaritas global. Karena itu, upaya mengintensifkan hubungan antara komunitas bisnis negara-negara G20 dan di seluruh dunia sangat penting untuk menerapkan rekomendasi kebijakan ini.

Shinta  mendorong partisipasi semua pihak, untuk berkolaborasi dan memberikan kontribusi nyata, serta meningkatkan kemitraan masyarakat bisnis, profesi, dan elemen lainnya.

 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore