Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Januari 2024 | 23.03 WIB

Viral, Seorang Penumpang Maskapai Etihad Airways Ngaku Diperlakukan Kasar hingga Gagal Terbang karena Kelebihan Bagasi

Penumpang maskapai Etihad Airways viral di media sosial. (Tangkapan layar TikTok)

JawaPos.com - Viral di media sosial video penumpang pesawat Etihad Airways menangis dan mengaku mendapat perlakuan kasar dari petugas garbarata hingga menyebabkan gagal terbang.

Penumpang tersebut tidak menyebutkan lebih detail soal tempat kejadian hingga rute penerbangan mana yang telah dipesan, namun dia mengaku gagal berangkat karena dibatalkan Etihad Airways.

"Ini guys saya gagal berangkat karena dibatalin Etihad. Nah, itu kenapa Pak alasannya, Pak?" tanya perempuan itu kepada seorang petugas.

Petugas maskapai itu lalu menyuruh penumpang Etihad Indonesia untuk meminta keterangan dari staf. "Silakan nanti minta keterangan dari staf Etihad," kata pria tersebut.

Dalam video tersebut terlihat penumpang perempuan ini tetap berusaha mendesak masuk ke dalam pesawat yang kemudian dihalangi oleh seorang petugas lainnya.

"Bapak Ketuanya? Tadi saya didorong-dorong, Bapak narik-narik," imbuh penumpang itu yang kemudian dijawab tidak oleh petugas.

Namun kemudian, perempuan tersebut mengaku digagalkan terbang oleh petugas karena mengalami kelebihan bagasi. Dia juga meminta kepada petugas agar dirinya diperbolehkan kembali ke lounge bandara untuk menitipkan barangnya tapi tidak diperbolehkan.

"Akhirnya dibatalin, sepihak oleh Etihad. Padahal saya hanya minta waktu sebentar, lari, barang-barang ditaruh, dititipin di lounge," kata wanita itu dalam video yang diunggah akun TikTok is.tyy_.

Sementara dalam narasi video yang ditampilkan, perempuan berhijab ini menyebut jika dirinya sudah membeli tiket pesawat dengan harga yang mahal. Ia bahkan mengaku merupakan member Etihad Platinum.

"Tiket mahalnya minta ampun, saya member Etihad Platinum tapi diperlakukan tidak pantas, saya mengalami kerugian atas kejadian ini," tulisnya.

Perempuan itu menuliskan jika dalam video itu dia sudah sangat emosi karena merasakan gagal terbang. Berdasarkan pengakuannya, saat kejadian masih ada waktu 30 menit untuk boarding, namun tetap saja tidak diperbolehkan ikut dalam penerbangan.

"Emosi saya ga kekontrol kebayangkan rasanya gagal berangkat gimana? Hanya petugas Etihad Indonesia saja yang sangat arogan. Alasan karena barang kabin saya berlebih, saya sudah mengurangi. Harusnya case selesai. Namun mereka mencari-cari kesalahan saya dan dengan seenaknya saya digagalkan berangkat. Solusinya bukan begitu!" tulisnya dalam video yang viral itu.

Hingga berita ini ditayangkan, JawaPos.com belum mendapatkan penjelasan resmi dari Etihad Airways.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore