
Ilustrasi pembangunan infrastruktur untuk mendukung konektivitas antar daerah dalam menggenjot perekonomian
JawaPos.com - PT Bank UOB Indonesia (UOB) memprediksi perekonomian Indonesia tumbuh pada kisaran 5,2-5,4 persen pada 2019 di dukung oleh fundamental ekonomi yang kuat.
Ekonom Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja menjelaskan, beberapa faktor pendorong tumbuhnya ekonomi tahun depan, di antaranya konsumsi rumah tangga yang terjaga, optimisme pemulihan ekspor yang berkelanjutan, terutama komoditas dan belanja pemerintah yang stabil.
"Selain itu, posisi cadangan devisa yang lebih tinggi dan defisit transaksi berjalan yang terkendali diharapkan akan terus menjadi faktor-faktor pendukung utama bagi pertumbuhan ekonomi," kata Enrico di Jakarta, Rabu (3/10).
Enrico menuturkan, meskipun demikian geopolitik global masih menjadi tekanan perekonoman nasional. Pasalnya, kenaikan suku bunga The Fed dan perang dagang membuat investor bakal memangkas investasi ke pasar negara berkembang.
"Hal ini akan menyebabkan lebih banyak tekanan pada mata uang dari pasar negara berkembang, termasuk rupiah," imbuhnya.
Namun, kata dia, Indonesia dinilai tetap menjadi ladang investasi asing langsung yang menarik berdasarkan potensi pertumbuhan ekonomi dan fundamental yang kuat.
"Perekonomian dan reformasi struktural negara yang berdaya tahan tinggi juga menciptakan landasan kuat bagi kemajuan di masa depan," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
