
Karyawan melintas didekat latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (3/1/2022). Pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia pada 2022 dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. IHSG ditutup nai
JawaPos.com - Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Ini merupakan pertama kalinya The Fed menaikkan suku bunga sejak 2018 lalu, langkah ini diambil ditengah kekhawatiran akan terjadinya inflasi tinggi akibat pandemi dan konflik Ukraina-Rusia.
Mengutip dari Reuters, Gubernur Fed Jerome Powell mengatakan bahwa ekonomi cukup kuat untuk menghadapi kenaikan suku bunga dan mempertahankan pertumbuhan perekrutan dan upah yang kuat saat ini. Jadi, The Fed sekarang fokus untuk membatasi suku bunga demi mengendalikan inflasi.
The Fed memproyeksikan inflasi akan tetap berada diatas target 2 persen hingga tahun 2024. Oleh karenanya menurut Powell, para pejabat tidak akan ragu untuk menaikkan suku secara lebih agresif jika mereka tidak melihat perbaikan.
"Kami akan melihat kondisi yang berkembang, dan jika kami menyimpulkan bahwa akan lebih tepat untuk bergerak lebih cepat untuk menghapus akomodasi, maka kami akan melakukannya," jelas dia.
Powell juga menyampaikan, di sisi lain ekonomi yang juga mengalami perlambatan saat ini sedang berlangsung. Pembuat kebijakan Fed pun menurunkan perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) untuk tahun 2022 menjadi 2,8 persen, dari 4 persen yang diproyeksikan pada bulan Desember 2022.
"Anda melihat harga minyak yang lebih tinggi, harga komoditas yang lebih tinggi. Itu akan membebani PDB sampai batas tertentu," jelasnya. Seiring waktu, kebijakan Fed sendiri akan mulai membatasi aktivitas ekonomi, kata Powell.
Kepala Strategi Principal Global Investors Seema Shah menuturkan, kenaikan ini adalah upaya The Fed untuk mengajar ketertinggalan dari adanya inflasi global. "The Fed sedang mengejar ketinggalan dan dengan jelas menyadari kebutuhan untuk kembali menghadapi situasi inflasi," ucapnya.
"Itu tidak akan mudah - jarang Fed dengan aman mendaratkan ekonomi AS dari ketinggian inflasi seperti itu tanpa memicu kehancuran ekonomi. Lebih jauh lagi, konflik, berpotensi mengganggu jalur Fed. Tapi untuk saat ini, prioritas Fed harus stabilitas harga," tandas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
