
Papan nisan menghiasi aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2021 di depan halaman Monas, Jakarta, Sabtu (1/5/2021). Papan nisan bertuliskan berbagai aspirasi para buruh di antaranya RIP UU Cipta Kerja, RIP Omnibus Law, RIP
JawaPos.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengusulkan, daripada program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), lebih baik pemerintah membuat program asuransi pengangguran bagi masyarakat yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Presiden KSPI Said Iqbal memandang, program asuransi pengangguran dianggap lebih lazim secara Internasional sesuai konvensi ILO (Organisasi Perburuhan Internasional) tentang jaminan sosial. "Kalau asuransi pengangguran, sumber pendanaannya jelas dan berkelanjutan bisa dari pajak APBN atau melalui iuran pengusaha dan buruh saat bekerja," kata Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Selasa (22/2).
Said Iqbal menyebut, program yang akan segera dirilis oleh pemerintah tersebut merupakan aturan turunan dari UU Omnibus Law Cipta Kerja. Sehingga, pihaknya menolak hadirnya program baru yang diklaim oleh pemerintah akan menjadi bantalan korban PHK tersebut.
"Kami tolak dari awal yaitu dasar hukumnya Omnibus Law," tegasnya.
Menurutnya, pemerintah dianggap melanggar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penerbitan aturan turunan selama UU Cipta Kerja direvisi. Saat ini UU Cipta Kerja sendiri masih dibahas dan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR pada 2022.
"UU-nya sedang dibahas kok sekarang sudah diluncurkan (turunannya). Ini berbahaya, terjadi ketidaktaatan pada azas hukum," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
