Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2023 | 01.40 WIB

Waskita Karya Raih Proyek Baru Senilai Rp 612 Miliar, Bangun Jaringan Irigasi di Aceh

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (kode saham: WSKT) meraih kontrak kerja baru dari Pemerintah untuk melakukan Pembangunan Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh Kabupaten Pidie (MYC)

 
 
JawaPos.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (kode saham: WSKT) meraih kontrak kerja baru dari Pemerintah untuk melakukan Pembangunan Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh Kabupaten Pidie (MYC) Lanjutan senilai Rp221 miliar.
 
Hal ini ditandai dengan penandatanganan antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan II SNVT Pembangunan Bendungan BWS Sumatera I, Arifiansyah dengan dengan SVP Infrastructure I Division, Mochamad Waskito Adi.
 
Seremoni penandatanganan kontrak kerja ini juga disaksikan oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Heru Setiawan dan Kepala SNVT Pembangunan Bendungan BWS Sumatera I, Fardhianti.
 
 
SVP Corporate Secretary Perseroan Ermy Puspa Yunita menjelaskan, melalui pembangunan 
Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh Kabupaten Pidie (MYC) Lanjutan harapannya dapat menjadi saluran suplesi sebesar 12,00-16,00 m3/detik ke tampungan Bendungan Rukoh.
 
 
“Proyek Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh ini harapannya dapat menjadi pendukung sebagai saluran irigasi untuk Bendungan Rukoh yang nantinya bermanfaat sebagai sumber pengairan lahan irigasi pertanian dan pengendalian banjir,” kata Ermy Puspa dalam keterangan tertulis, Rabu (6/12).
 
Dia menjelaskan, proyek bangunan Pengarah Bendungan Rukoh Kabupaten Pidie (MYC) Lanjutan ini letaknya di Desa Blang Rikui dan Desa Panton Bunot, Kecamatan Tiro Truseb, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Lingkup utama pekerjaan Waskita yaitu meliputi pekerjaan Saluran Suplesi yang mengarah ke genangan Bendungan Rukoh dengan panjang saluran 3350 m dengan lebar 5 m serta kedalaman 2,27 m.
 
Selain itu, Waskita juga mengerjakan Bangunan Talang dan Jalan Akses menuju Saluran Suplesi. “Dalam kontrak pembangunan yang menggunakan dana APBN tahun 2023-2024 ini membutukan waktu 450 hari pengerjaan dan akan selesai pada bulan Maret 2025,” jelasnya.
 
Lebih lanjut, Ermy mengatakan, sebelumnya Perseroan juga telah memenangkan tender untuk mengerjakan Jaringan Irigasi Belitang Lempuing Paket 2, Sumatera Selatan senilai Rp391 miliar.
 
Dalam proyek itu, Ermy menyebut tandatangan kontrak kerja dilakukan antara PPK Irigasi dan Rawa III, Iskandar Pani dengan SVP Infrastructure I Division, Mochamad Waskito Adi. Seremoni penandatanganan kontrak kerja ini disaksikan oleh Direktur Irigasi dan Rawa, Ismail Widadi, Kepala Bidang Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Lukman Hakim serta Direktur Pengembangan Bisnis Waskita Karya, Rudi Purnomo.
 
“Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian khususnya di wilayah kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan Ogan Komering Ilir dengan peningkatan fasilitas irigasi dan drainase yang memadai,” pungkas Ermy.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore