Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 September 2021 | 23.20 WIB

Erick Minta BUMN-BUMD Tingkatkan Sinergi, Tito Soroti Peran BPD-BPR

Menteri BUMN Erick Thohir saat meresmikan Sentra Vaksinasi Bersama (SVB) di Grand City Surabaya. (Istimewa) - Image

Menteri BUMN Erick Thohir saat meresmikan Sentra Vaksinasi Bersama (SVB) di Grand City Surabaya. (Istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendorong sinergi antara BUMN dan BUMD. Menteri BUMN RI Erick Thohir mengatakan, sinergi antara BUMN dan BUMD dapat menopang pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

"Sinergi antara BUMN dan BUMD yang punya kesamaan visi, perlu. Sinergi dan transformasi itu bagus untuk kepentingan rakyat," ujarnya dalam penghargaan TOP BUMD Awards 2021, Jumat malam (10/9).

Erick Thohir menyebut, saat ini, beberapa kerja sama antara BUMN dan BUMD sudah berjalan. Misalnya PT Tjipinang Food Station yang merupakan BUMD milik Pemerintah DKI Jakarta dengan PT Sang Hyang Sri (Persero), BUMN yang bergerak di bidang pertanian.

Pada sektor transportasi, BUMN dan BUMD di DKI Jakarta membangun joint venture dan sistem transportasi terintegrasi di Jabodetabek. Sinergi juga dilakukan pada pengelolaan kawasan Kota Tua Sunda Kelapa, Jakarta.

"Kami sangat terbuka untuk membuka kerja sama-kerja sama lainnya dengan BUMD dan Pemda yang hari ini hadir," ucapnya.

Selain itu, Erick juga mengatakan, setelah terdampak Covid-19, kini ekonomi Indonesia dalam tahap pemulihan. Ada 10 propinsi yang sudah mencatat pertumbuhan positif.

Menurutnya, usaha dan inisiatif dari pusat saja tak cukup. Diperlukan keterlibatan pemerintah daerah (Pemda) yang lebih paham karakteristik daerahnya.

"Dan dalam hal itu, peran BUMD penting untuk jadi mitra serta menaikkan aktivitas usaha di daerah," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menilai sinergi antar-BUMD juga harus dikembangkan secara maksimal. Sinergi yang saling menguntungkan antara BPD dan BPR, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pembiayaan UMKM di daerah.

"Mereka tidak perlu bersaing antarsesama BUMD, namun justru bersinergi untuk saling menguatkan. Selain itu, BPD juga harus mendukung pengembangan bisnis BUMD-BUMD sektor lainnya," jelasnya.

Tito juga menekankan pentingnya peran kepala daerah untuk terus membina dan mengarahkan agar kinerja dan layanan BUMD meningkat. "Jika BUMD diintervensi secara tidak proporsional, maka akan menghambat pertumbuhan kinerja dan layanan BUMD. Intervensi, harus dilakukan secara positif, untuk mendukung BUMD," ujarnya.

Tito pun mengapresiasi upaya pemda dan BUMD dalam upaya mengatasi Covid-19. Upaya tersebut telah berlangsung dalam hal perlindungan ekonomi dan kesehatan.

"Salah satu konsekuensi otda (otonomi daerah) adalah tumbuhnya ekonomi daerah untuk layani publik. Dan dalam hal ini BUMD harus mampu melayani masyarakat," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore