
Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) memberikan apresiasi kepada 12 peserta program kewirausahaan Entrepreneur Award 2023.
JawaPos.com–Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) memberikan apresiasi kepada 12 peserta program kewirausahaan yang inovatif, kreatif, dan growth oriented. Itu sebagaimana ditetapkan masing-masing program melalui Entrepreneur Award 2023.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan, apresiasi itu diberikan kepada 12 wirausaha dan startup dengan kategori Best Product Innovation dan Business Impact. Salah satu peserta peraih penghargaan yang cukup menarik perhatian yakni produsen tempe higienis, Rumah Tempe Indonesia.
Peserta tersebut berhasil membawa tempe yang merupakan makanan pokok asli Indonesia mampu menembus kancah internasional. Didirikan sejak 6 Juni 2012, Rumah Tempe Indonesia awalnya membawa misi untuk menjawab kebutuhan produksi tempe yang higienis, ramah lingkungan, dan memiliki sertifikasi pangan.
Saat itu belum ada satu pun produsen tempe yang mampu menembus sertifikasi pangan yang dibutuhkan supermarket dan ekspor. Contohnya BPOM dan sertifikasi halal.
Berkat upayanya, usaha yang memiliki akun Instagram @rumahtempeindonesia.official itu menjadi penerima sertifikasi Standar Nasional Indonesia pertama untuk kategori tempe dan menjadi rujukan bagi para produsen tempe di Indonesia.
Penghargaan yang mereka raih dari Kemenkop UKM tidak didapatkan dengan cara instan. Prosesnya diawali dengan pemilihan 12 wirausaha terbaik secara nasional dari semua program unggulan Kemenkop 2023.
Saat sebelum penganugerahaan, Bela Putra Perdana, Owner Rumah Tempe Indonesia mengaku, mereka diminta untuk melakukan presentasi di depan ASDEP, panelis, investor, dan tamu undangan, untuk memilih yang terbaik di setiap kategori. Pemilik bisnis produsen tempe higienis itu juga menyampaikan kegembiraannya usai mendapat penghargaan.
”Tentu senang, karena kami bisa mengukur kemampuan kami selama 2023 ini. Dan kami juga mendapatkan kesempatan untuk di-support investor yang hadir di acara tersebut, ini penting untuk keberlangsungan bisnis kami ke depan,” kata Putra.
Untuk mempertahankan eksistensi di masa depan, produsen tempe higienis itu telah menyiapkan strategi. Mereka akan terus berkolaborasi dengan banyak pihak. Sebab menurut mereka, dengan kolaborasi, bisnis akan mampu bertahan hingga ke masa depan. Bahkan, mereka telah memiliki rencana kolaborasi dengan beberapa pihak pada 2024.
”Harapannya kami bisa mempertahankan kualitas, menjaga eksistensi usaha, dan dapat mengembangkan pasar yg lebih luas. Kami juga berharap semakin banyak yang bersedia berkolaborasi dengan Rumah Tempe Indonesia,” ucap Putra.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
