Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 November 2018 | 23.20 WIB

Ini Alasan Inalum Pilih Cari Dana Obligasi Untuk Rebut Freeport

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - PT Inalum (Persero) induk BUMN Tambang mengaku telah mendapatkan dana sebesar USD 4 miliar untuk mengambil saham PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga 51 persen. Dana tersebut berasal dari hasil penerbitan obligasi global di Singapura.


Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, alasan perseroan lebih memilih menerbitkan obligasi global dibandingkan dengan pinjaman perbankan. Solusi ini dipilih lantaran bunga yang lebih rendah. 


"Kita bisa dapat ini total blended bunganya 5,9 persen. Jadi persepsi bunga itu tinggi, enggak," ujarnya saat ditemui di Energy Building, Jakarta, Kamis (22/11).


Budi menuturkan lebih lanjut, pinjamaan perbankan bunganya di awal rendah, namun bunga perbankan bersifat floating mengikuti suku bunga. Namun, saat ini suku bunga sedang dalam tren naik, ditambah ada kewajiban pembayaran pokok dalam periode tertentu.


Ditambah, lanjutnya, saat ini produksi Freeport tahun depan hingga 2022 mendatang tengah menurun karena tambang open pit-nya habis. Ehungga membutuhkan pembayaran diakhir.


“Obligasi bunganya fix sampai akhir masa obligasi dan pokoknya dibayar di belakang,” tuturnya.


Untuk proses transfer dana transaksi itu, Budi menambahkan, akan dilakukan hampir bersamaan dengan keluarnya Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). 


“Terkait perkembangan Freeport, niatnya mesti baik dan dijalankan dengan itikad kuat karena urusannya banyak dan bermasalah," tandasnya.


Editor: Teguh Jiwa Brata
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore