Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 22.23 WIB

Ada PSN Rampung setelah Kepemimpinan Jokowi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto - Image

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Airlangga: Ada Yang Dihentikan dan Dana APBN Belum Keluar

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan sejumlah menteri dalam rapat terbatas (ratas) untuk membahas proyek strategis nasional (PSN) di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin (5/10). Seusai ratas, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ada sejumlah proyek yang sudah selesai dan ada juga beberapa proyek yang selesai setelah kepemimpinan Jokowi berakhir.

”Di 2023 masih ada 170 PSN dan dalam konstruksi 61 proyek,” kata Airlangga.

Dia mencontohkan, proyek yang sudah selesai, antara lain, pelabuhan, kereta cepat Jakarta–Bandung, berbagai kawasan industri, dan beberapa bendungan. ”Ada beberapa proyek yang juga belum diresmikan,” imbuhnya.

Pemerintahan Jokowi periode kedua berakhir pada Oktober tahun depan. Ada 12 PSN yang diprediksi selesai Oktober hingga Desember tahun depan.

”Ada PSN juga yang sifatnya konstruksi sudah berjalan atau beroperasi sebagian, tapi penyelesaiannya lewat dari 2024. Karena sifatnya proyek sudah berjalan dan financial closing, tentu proyek ini akan berlanjut hingga selesai,” ujarnya.

Airlangga menyebutkan, selain yang sudah berjalan dan disetujui, ada usulan PSN baru. Menurut dia, usulan PSN baru itu merupakan pembiayaan swasta.

”Sebagian besar pembangunan smelter. Antara lain, di Kalimantan Barat ada Borneo Alumina,” ucapnya.

Selain smelter, ada usulan kereta cepat yang menyambungkan Bandung, Jogja, Solo, hingga Surabaya. ”Ada beberapa proyek yang dihentikan karena memang belum mulai dan belum ada yang dikeluarkan dari APBN,” ujarnya.

Airlangga mencontohkan, PSN yang dihentikan adalah Pelabuhan New Ambon. Ada juga proyek yang berubah nomenklaturnya. Misalnya, tol Probolinggo–Banyuwangi yang perlu dilanjutkan dan didorong untuk menggunakan skema public private partnership.

Yang menjadi permasalahan sekarang adalah PSN di Pulau Rempang. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebutkan, meski terjadi konflik, PSN di Pulau Rempang masih dilanjutkan. ”Tinggal komunikasi ke masyarakat yang harus lebih baik,” ucapnya. Untuk komunikasi itu, Bahlil berjanji turun ke lapangan. Sebab, dia mendapat perintah langsung dari presiden.

Sejauh ini, PSN di Pulau Rempang masih berada pada tahap pembebasan lahan. Belum pada pembangunan konstruksi eco-city. ”Lebih cepat, lebih baik,” jawab Bahlil ketika ditanya soal target. (lyn/c19/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore