
LPDB-KUMKM luncurkan serial film dengan judul Senandika Temaram di Langit Biru.
JawaPos.com–Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) luncurkan serial film dengan judul Senandika Temaram di Langit Biru. Film seri itu bertujuan untuk mempublikasikan program penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM serta menginspirasi generasi muda untuk terlibat dalam dunia koperasi.
Film menceritakan mengenai dana bergulir untuk koperasi lewat kisah romantisme salah satu account officer bernama Maya. Maya mendapatkan tugas untuk mengobservasi salah satu koperasi di daerah Pangalengan.
Koperasi tersebut menaungi UMKM Biomaterial yang pemiliknya adalah seseorang dari masa lalu Maya yang begitu menyakitkan. Maya dihadapkan pada dua pilihan yang membingungkan, antara membantu koperasi atau kembali berseteru dengan masa lalunya.
Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengungkapkan, pihaknya sangat bersemangat untuk meluncurkan film seri Senandika Temaram di Langit Biru sebagai sarana komunikasi yang inovatif untuk menyebarkan informasi mengenai program penyaluran dana bergulir kepada masyarakat luas.
”Kami yakin bahwa film seri ini akan membantu lebih banyak pelaku usaha untuk mendapatkan dukungan finansial yang mereka butuhkan,” kata Supomo saat peluncuran film di CGV Grand Indonesia Jakarta.
Supomo menambahkan, koperasi adalah model bisnis yang kuat dan berkelanjutan. Diharapkan film Senandika Temaram di Langit Biru dapat menjadi inspirasi generasi muda untuk terlibat dalam koperasi dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi melalui koperasi.
”Senandika Temaram di Langit Biru mengisahkan kisah-kisah inspiratif para pengusaha yang telah berhasil berkat dukungan dari LPDB-KUMKM. Film seri ini akan memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana program penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM telah mengubah kehidupan mereka,” terang Supomo.
Menurut Supomo, film seri itu akan menjadi platform penting bagi LPDB-KUMKM dalam memperkenalkan program penyaluran dana bergulir yang telah menjadi motor penggerak keberhasilan ribuan usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh Indonesia.
”Harapannya program dari Kementerian Koperasi dan UKM ini semakin dikenal oleh masyarakat, generasi muda, dan juga pelaku koperasi di seluruh Indonesia,” ucap Supomo.
Pemeran film itu di antaranya Jessica Katharina, Annov Hari Prabowo, Bilal Fadhilah, dan Rangga Azies. Film seri tersebut akan tersedia secara gratis melalui platform daring LPDB-KUMKM yakni Channel YouTube.
Supomo berharap pesan-pesan positif tentang koperasi dan program penyaluran dana bergulir akan sampai kepada sebanyak mungkin pemirsa. Terutama generasi muda yang memiliki potensi besar untuk membentuk masa depan ekonomi Indonesia.
Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Oetje Koesoema Prasetia menambahkan, serial film itu diluncurkan LPDB-KUMKM untuk mempublikasikan kepada masyarakat terkait program pemerintah dalam mendukung koperasi dan UMKM di Indonesia.
”Film ini juga merupakan aspirasi untuk menyediakan format publikasi yang menarik minat generasi kekinian,” ujar Oetje.
Menurut dia selain bagian dari publikasi, film seri itu juga untuk meningkatkan semangat insan LPDB-KUMKM yang didominasi generasi muda produktif untuk terus berkembang, berinovasi, dan termotivasi melalui film seri Senandika.
”Kami berharap film ini dapat membantu menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya koperasi dalam perekonomian Indonesia dan mendorong generasi muda untuk terlibat dalam koperasi sebagai alternatif yang menjanjikan untuk mencapai kesuksesan usaha,” tutur Oetje Koesoema Prasetia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
