
DISKUSI: Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi keluar dari pintu belakang KPK, Jakarta, kemarin. (MUHAMAD ALI/JAWA POS)
JawaPos.com - Bencana wabah Covid-19 menimbulkan goncangan ekonomi yang berbeda dari krisis pada umumnya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya ekonomi mampu diselamatkan oleh sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), justru pada masa pandemi ini sektor tersebut ikut jatuh tak berdaya.
Sehingga, pemerimtah menggelontorkan banyak bantuan stimulus agar UMKM dapat bertahan dan berkontribusi besar pada pertumbuham nasional. Ekonom senior sekaligus pendiri CORE Indonesia Hendri Saparini mengatakan, UMKM memang perlu diberi stimulus.
Namun, ada permasalahan lain, yaitu kurangnya daya saing. Dia berharap pemerintah bisa memikirkan hal ini, sehingga UMKM Indonesia bisa punya daya saing global.
"UMKM kita memang mendukung ekonomi, tapi UMKM kita juga tidak berdaya saing. Mereka tidak punya link ke global supply chain," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (21/8).
Hendri melihat, sektor UMKM di Indonesia seolah-olah berada di dunianya sendiri, yang terpisah dari pelaku usaha besar. Menurutnya, kondisi semacam ini jauh berbeda dibandingkan dengan di negara lain.
"Kalau berbicara soal linkage usaha besar dan kecil, di negara lain linkage-nya sangat tinggi. Tapi di Indonesia hanya 18-19 persen, hal ini menandakan hampir tidak ada hubungan antara usaha besar dan kecil," ucapnya.
Ia menyebut, desain kebijakan pemerintah menjadi penyebab terjadinya jurang, karena strategi penguatan UMKM tak disertai dengan strategi pengintegrasian dengan pelaku usaha besar. "Coba kalau kita contoh Jepang, industri otomotifnya memakai ribuan UMKM menjadi supporting industry," imbuhnya.
Ia menambahkan, sudah seharusnya perushaan pelat merah yang merupakan industri besar menjadi pendorong bagi sektor UMKM. "Tapi, sekarang TKDN BUMN juga sangat rendah, mereka sangat tergantung supplier-supplier impor. Ini yang juga harus diperhatikan, terlebih UMKM juga diperlukan untuk memperkuat struktur industri," tegasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=DOKSVrwe-3I

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
