Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Agustus 2020 | 02.52 WIB

Ini Strategi Erick Thohir Agar Bansos Tak jadi Bancakan Korupsi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menyatukan data milik PT PLN (Persero) dan PT Telkom (Persero) Tbk (TLKM) untuk mempermudah penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Menteri BUMN Erick Thohir berharap, dengan data yang lebih simpel, penyaluran bansos bisa dilakukan dengan lebih mudah. Selain itu, tidak ada celah bagi pihak lain untuk melakukan korupsi.

"Supaya tadi kalau ada bantuan langsung mengena kepada rakyat, tidak menjalar panjang yang akhirnya rentan untuk korupsi. Ini kita enggak mau suudzon, tapi kita berupaya untuk menjaga dengan baik," ujarnya dalam acara talk show virtual, Minggu (16/8).

Selain itu, lanjutnya, saat ini pihaknya tengah menggabungkan data Pegadaian, BRI, dan PNM untuk menyalurkan kredit Ultra Mikro (UMi) atau bantuan kepada UMKM dalam bentuk lainnya. “Saat ini dalam rangka penyaluran bantuan kepada UMKM dalam bentuk hibah sebesar Rp 2,4 juta pun menggunakan data yang dimiliki perusahaan-perusahaan BUMN, yakni BRI dan PNM,” ucapnya.

Erick menyebut, bantuan berupa hibah yang akan disalurkan mulai 17 Agustus 2020 tersebut bakal diberikan kepada 12 juta pelaku UMKM. "Itu terbesar memakai data perusahaan BUMN, yaitu dari BRI dan PNM. Kurang lebih dari situ saja kontribusinya sudah 7 juta," tuturnya.

https://www.youtube.com/watch?v=8bC9OvrmoZU

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore