
Ilustrasi: pertumbuhan ekonomi melemah. (ROMANIA INSIDER)
JawaPos.com - Bank Dunia memperkirakan perlambatan ekonomi Indonesia masih akan berlanjut hingga akhir tahun, akibat perang dagang. Prediksi ini didorong data pertumbuhan ekonomi pada triwulan III yang hanya di kisaran 5 persen.
Ekonom Bank Dunia untuk Indonesia Frederico Gil Sander mengatakan, perlambatan terjadi karena pertumbuhan investasi hingga triwulan III masih belum bergairah. Selain itu juga terjadi penurunan signifikan harga komoditas dan ketidakpastian politik di kabinet baru.
"Total konsumsi juga melambat, termasuk di dalamnya perlambatan signifikan dari konsumsi pemerintah," ujarnya di Soehana Hall Jakarta, Rabu (11/12).
Lebih lanjut Frederico menjabarkan, nilai ekspor tak mengalami perubahan disebabkan adanya kontraksi volume yang cukup besar. Padahal, kinerja ekspor ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sementara dari sisi produksi, kata dia, pertumbuhan di sektor pertambangan, manufaktur, dan keuangan mengalami percepatan. Sebaliknya, pertumbuhan di sektor pertanian melambat, sebagian dikarenakan kondisi cuaca buruk dan kekeringan yang diakibatkan oleh El Nino.
"Defisit neraca penerimaan yang lebih sempit disebabkan oleh pola musiman pembayaran dividen dan pembayaran bunga jasa atas utang luar negeri yang lebih rendah," tuturnya.
Beruntung, kata Frederico, kebijakan moneter global yang longgar mendorong aliran modal masuk ke negara-negara berkembang yang memiliki fundamental yang baik. "Termasuk Indonesia, arus masuk portofolio meningkat di triwulan III, dan berkontribusi terhadap meningkatnya surplus akun keuangan (financial account)," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
