Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Agustus 2023 | 01.58 WIB

Menko Airlangga: Ekonomi RI 5,17 Persen, Lebih Tinggi Dari Vietnam dan Singapura

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan ekonomi RI pada Kuartal II/2023 sebesar 5,17 persen lebih tinggi dari Vietnam dan Singapura. Angka itu juga membuat ekonomi RI tercatat tidak jauh dari negara lain, seperti China dan Uzbekistan.

Airlangga juga mengatakan dibanding negara lain, pertumbuhan ekonomi RI sangat kuat dengan inflasi yang terkendali di angka 3 persen dan masuk dalam kisaran sasaran APBN 3,0±1 persen.

“Fundamental ekonomi kita solid dan kita lihat pertumbuhan (ekonomi) hanya di bawah Tiongkok 6,3 persen ataupun Uzbekistan 5,6 persen. Beberapa negara lain seperti Vietnam dan Amerika Serikat dan Singapura, bahkan Jerman masih mengalami kontraksi,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (7/8).

Dia menjelaskan, tingkat inflasi RI merupakan salah satu yang terendah di 3,08 persen dibandingkan dengan negara Jerman yang masih di 6 persen atau yang sedang mengalami hyperinflasi seperti Turki yang 47 persen.

Pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh didukung oleh beberapa hal, salah satunya dari sisi pengeluaran. Seperti konsumsi rumah tangga yang tumbuh kuat di 5,23 persen, kemudian peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran maupun hari libur lainnya.

“Dan pembentukan tetap bruto yang mencerminkan aktivitas investasi dan juga pertumbuhan daripada konsumsi pemerintah sebesar 10,26 persen secara yoy dari segi lapangan usaha seluruh sektor tumbuh positif,” jelasnya.

Sebelumnya, berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal II/2023 lapangan usaha yang tumbuh positif didorong oleh Leading sectors ekonomi Indonesia seperti Industri Pengolahan, Pertanian, Perdagangan, Pertambangan dan konstruksi.

Lapangan-lapangan usaha tersebut menyumbang 64,36 persen terhadap PDB di triwulan II/2023. Kemudian untuk tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah Transportasi dan Pergurangan tumbuh sekitar 15,28 persen (yoy).

Lalu yang kedua adalah jasa lainnya tumbuh sebesar 11,89 persen serta akomodasi dan makan minum tumbuh sebesar 9,89 persen.

Selanjutnya kalau didalami lagi, beberapa sektor atau lapangan usaha di Kuartal II/2023 yang pertama adalah manufaktur. Hal ini sebagaimana terlihat dari pertumbuhan ekonomi manufaktur yang ditopang oleh permintaan domestik maupun global.

Selanjutnya Industri logam dasar yang tumbuh sebesar 11,49 persen didorong oleh peningkatan permintaan ekspor komoditas baja dan ferronickel. Lalu, industri alat angkutan tumbuh sebesar 9,66 persen didorong oleh peningkatan permintaan domestik dan luar negeri terutama kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan.

Selain itu, dari sisi pertumbuhan perdagangan ditopang oleh peningkatan aktivitas produksi. Meliputi, perdagangan besar dan eceran bukan mobil dan sepeda motor tumbuh 4,97 persen didorong oleh peningkatan aktivitas produksi, konsumsi, dan mobilitas masyarakat.

Baca Juga: Menko Airlangga: Kemampuan Kelola Bonus Demografi Akan Bawa Indonesia Jadi Negara Maju Berpenghasilan Tinggi

Perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya tumbuh sebesar 6,56 persen didorong oleh peningkatan penjualan mobil dan sepeda motor. Dari sektor lapangan usaha transportasi dan kendaraan tumbuh solid seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore