
TERDAMPAK RELOKASI: Aktivitas produksi di PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD), Sidoarjo, beberapa waktu lalu. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ekspor mebel tahun lalu cenderung lambat. Sebab, para pemilik modal asing beramai-ramai merelokasi pabrik mereka di Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng) ke Vietnam. Kini para pelaku industri perlu bekerja sama dengan pemerintah untuk menerapkan teknologi canggih guna menggaet para investor.
Sekretaris Jenderal Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur menyebut investor Tiongkok sebagai prioritas. Jika para pengusaha mebel dari Negeri Panda bersedia menanamkan modal di Indonesia, industri mebel akan bisa tumbuh signifikan.
"Harus ada booster dengan regulasi yang menarik. Kalau bisa, ya lebih menarik dari Vietnam," katanya, Selasa (20/8).
Sobur memang secara khusus menyebut Vietnam. Sebab, pertumbuhan industri furnitur terus meningkat selama tiga tahun terakhir.
Ekspor mebel Vietnam tumbuh sampai 38 persen dalam tiga tahun. Artinya, tiap tahun rata-rata pertumbuhannya lebih dari 12 persen.
"Tahun ini pertumbuhan ekspor mebel Indonesia diperkirakan naik lima persen dari tahun lalu," paparnya.
Tanpa keterlibatan pemodal asing dan relokasi pabrik milik mereka ke Indonesia, kinerja ekspor mebel tidak akan bisa lebih dari lima persen setiap tahun. Sejak ada banyak pabrik yang pindah ke Vietnam, performa Indonesia memburuk.
"Dari USD 2,5 miliar (setara Rp 35,65 triliun) pada 2017, turun menjadi USD 1,7 miliar (sekitar Rp 24,24 triliun) tahun lalu," kata Sobur.
Dia menyayangkan kalahnya kinerja ekspor mebel Indonesia dari Vietnam. "Secara luas wilayah, Indonesia jauh lebih besar. Apalagi, bahan baku dan sumber daya manusianya mendukung. Tinggal regulasi yang ramah investasi harus dipercepat," urainya.
Regulasi yang dianggap tidak mendukung bisnis adalah perizinan tenaga kerja asing. Menurut Sobur, biaya memasukkan tenaga kerja asing ke Indonesia jauh lebih mahal daripada ke Vietnam.
Sementara itu, General Manager PT Wahana Kemalaniaga Makmur Sofianto Widjaja menyatakan, untuk mendukung penggunaan teknologi, pihaknya akan rajin menggelar pameran.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
