JawaPos.com - Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group mengumumkan rute penerbangan baru menuju Biak, Papua. Destinasi terbaru ini menandai kehadiran Batik Air di jaringan Indonesia ke-36 dan ke-6 khusus di Pulau Papua.
Sebelumbya, penerbangan Batik Air sudah tersedia untuk rute Sorong, Manokwari, Jayapura, Timika, dan Merauke.
"Pembukaan rute domestik menuju Biak ini dijadwalkan efektif pada 10 Agustus 2023 menghubungkan Biak langsung dari Makassar dan Jayapura," kata Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Senin (31/7).
Danang mengatakan, Batik Air berkomitmen untuk memberikan pengalaman penerbangan yang nyaman dan tepat waktu dengan rencana frekuensi terbang harian berjadwal.
Penerbangan menuju Biak dibuka dari dua bandara, yakni Makassar dan Jayapura. Pesawat dengan nomor terbang ID-6146 dijadwalkan berangkat pukul 06.35 WITA dari Makassar dan tiba pukul 10.20 WIT di Biak.
Sedangkan penerbangan dari Jayapura, dijadwalkan berangkat pukul 13.20 WIT dan tiba di Biak pada pukul 14.35 WIT. Menurut Danang, penerbangan Batik Air di Biak membuka aksesibilitas mudah menuju kota-kota lain di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Manado, Balikpapan, Bali, LOmbok, Labuan Bajo dan lainnya melalui transit di Makassar dan Jayapura.
"Adanya penerbangan langsung dari Biak ke Makassar dan Jayapura, para tamu (sebutan penumpang) dapat menikmati keuntungan dalam melakukan perjalanan udara ke kota-kota tujuan akhir mereka," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan penerbangan dengan jenis pesawat Airbus 320 maupun Boeing 737-800NG ini akan bermanfaat mulai dari pebisnis hingga wisatawan. Pebisnis, kat Danang, memiliki akses lebih mudah dan cepat ke pasar baru di wilayah Papua.
Selain itu, potensi pariwisata di Biak sangat besar, terutama dengan keindahan alamnya yang memukau. Kehadiran penerbangan langsung akan membuka peluang bagi pebisnis di industri pariwisata, seperti hotel, restoran, dan agen perjalanan, untuk mengembangkan usaha mereka dan menarik lebih banyak wisatawan ke kota tersebut.
Para wisatawan juga bisa mengakses Biak semakin mudah dan cepat. Sehingga menghemat waktu dan biaya perjalanan, para wisatawan dapat lebih fokus menikmati destinasi eksotis di Biak.
"Kedatangan wisatawan akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata. Ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat melalui peluang kerja baru dan peningkatan kehidupan ekonomi," tandasnya.