Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Juli 2023 | 03.05 WIB

Dirut Pertamina Bakal Tindak Tegas Pangkalan LPG Nakal: Kita Stop Stoknya

Dirut Pertamina, Nicke Widyawati menyampaikan tak segan  menindak tegas bagi agen atau pangkalan yang menjual LPG Subsidi 3 Kg tak sesuai. (IST) - Image

Dirut Pertamina, Nicke Widyawati menyampaikan tak segan menindak tegas bagi agen atau pangkalan yang menjual LPG Subsidi 3 Kg tak sesuai. (IST)

 
JawaPos.com - Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menyampaikan tak segan akan menindak tegas bagi agen atau pangkalan yang menjual LPG Subsidi 3 Kg tidak sesuai dengan aturan. Salah satunya pangkalan yang menjual LPG Subsidi 3 Kg diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).
 
Nicke menyebut, salah satu tindak tegas yang akan dilakukan adalah menghentikan atau menyetop stok LPG ke pangkalan tersebut. Hal ini disampaikan Nicke saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPBE di Pendungan, Denpasar, Minggu (30/07) sore.
 
“Kita akan kurangi atau kita stop stoknya. Kami juga membutuhkan bantuan kontrol dari masyarakat agar kita bisa mengatur betul LPG Subsidi yang menggunakan anggaran negara ini bisa dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” ungkap Nicke dalam keterangannya.
 
 
Lebih lanjut, Nicke menyampaikan bahwa di Bali stok LPG Subsidi 3 Kg terpenuhi dengan baik dari SPPBE ke agen hingga ke pangkalan, sehingga sekarang yang perlu diawasi adalah distribusinya hingga ke masyarakat untuk menghindari kelangkaan.
 
“Tadi saat sidak ada kejadian yang menarik, saat kita ke pengecer disampaikan stoknya kosong padahal jaraknya hanya 30 meter dari pangkalan resmi. Jadi ternyata selama ini bukan dari pangkalan mendapatkan stoknya tapi ada kendaraan yang drop, ini tidak sesuai dengan aturan yang ada. Ini yang harus sama-sama kita awasi. Jadi kalau masyarakat mengetahui ada penyimpangan bisa segera dilaporkan ke 135,” ujar Nicke.
 
Nicke menjelaskan bahwa proses penjualan yang sesuai dengan alur distribusi LPG Subsidi 3 Kg akan menjaga harga jual sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah daerah. 
 
“Secara sistem seharusnya pengecer mengambil dari pangkalan. Harganya juga sudah jelas, ada peraturannya di tiap-tiap daerah sudah ada. Untuk di Bali ini harganya Rp 18.000. Itulah yang harus diikuti agar ada jaminan suplai, agar ada jaminan harga sesuai aturan,” ujar Nicke.
 
Lebih lanjut Nicke juga meminta bantuan seluruh masyarakat untuk bersama-sama memahami bahwa LPG Subsidi 3 Kg peruntukannya adalah untuk masyarakat kurang mampu.
 
Ia juga mendorong masyarakat untuk segera melakukan registrasi menggunakan KTP untuk membantu pengawasan alokasi untuk memastikan penjualan tidak melebihi kuota, dan prioritas bagi masyarakat yang berhak.
 
“Registrasi di Bali ini sudah 94 persen termasuk yang tertinggi. Kita harapkan dengan registrasi ini akan memudahkan bagi masyarakat untuk membeli juga membantu Pertamina mempertanggung jawabkan LPG Subsidi ini siapa yang menikmati,” tandas Nicke.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore