
Bank Mandiri masih menunggu respon developer terhadap penerapan aturan Bank Indonesia (BI) per 1 Agustus 2018 mendatang yang membebaskan aturan pembayaran down payment (DP).
JawaPos.com - Salah satu perbankan plat merah, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) masih mengkaji penerapan aturan Bank Indonesia (BI) per 1 Agustus 2018 mendatang yang membebaskan aturan pembayaran down payment (DP) atau uang muka untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) rumah pertama.
“LTV kita masih pelajari karena memang secara umum positif karena memang peluang buat membeli rumah pertama ya,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta seperti diberitakan, Minggu (1/7).
Meskipun demikan, Kartika mengaku, kebijakan tersebut dapat mendongkrak permintaan KPR masyarakat, sehingga dapat mengurangi kebutuhan perumahan di Indonesia.
“Jadi harusnya bisa memberikan stimulasi untuk pembeli rumah pertama maupun developer untuk membangun lebih banyak rumah,” tuturnya.
Di samping itu, lanjutnya, dengan LTV yang rendah pengembang dapat meningkatkan kemampuan penyediaan unit dan dana yang cukup dalam membantu pemberian KPR rumah pertama.
“LTVnya bisa rendah dan juga untuk pengembang bisa memberikan penarikan untuk KPR nya bisa lebih cepat untuk dana cash-nya. Tapi kan kita enggak tau demand-nya kita lihat masih belum terlalu meningkat. Kita lihat nanti dengan kebijakan ini respon ke developer seperti apa, mudah-mudahan nanti developer akan punya cashflow untuk lebih cepat bangun lebih banyak unit,” tandasnya.
Kartiko mengaku, pertumbuhan KPR saat ini sekitar diangka 10 persen lantaran mengimbangi persaingan yang ketat.
“Kalo KPR kan perjaminan ya, jadi semua bank agresif termasuk subungnya ya, nah harapan kita developernya bisa lebi punya room untuk bangun lebih banyak unit. Kalo kemarin developernya kan terbatas bangun unitnya karena cashflownya kan agak berat pembayarannya agak di belakang,” tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
