Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 17.54 WIB

Industri Ekonomi Syariah Indonesia Peringkat Empat Dunia

Sejumlah model memperagakan busana di acara Indonesia International Modest Fashion Festival (Dok. IN2MOTIONFEST 2025) - Image

Sejumlah model memperagakan busana di acara Indonesia International Modest Fashion Festival (Dok. IN2MOTIONFEST 2025)

JawaPos.com - Industri ekonomi syariah Indonesia menempati peringkat keempat dunia setelah Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Rangking itu berdasarkan data State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report. 

Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia Moh. Nuryazidi mengungkap bahwa berdasarkan SGIE Report terkini, industri ekonomi syariah Indonesia menempati peringkat keempat dunia setelah Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Capaian itu didukung oleh kuatnya sektor modest fashion, makanan halal, serta media, dan rekreasi halal.

Menurut dia, generasi muda memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional melalui peningkatan literasi masyarakat. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi yang efektif dan dekat dengan kehidupan generasi muda.

"Sekarang kekuatan itu bukan cuma di perusahaan besar atau pemerintah, tapi juga ada di media sosial. Satu konten bikin bisa dilihat ribuan bahkan jutaan orang. Dan itu bisa jadi pintu buat orang lain mulai mengerti ekonomi syariah. Karena kalau literasi meningkat, efeknya besar sekali: masyarakat bisa naik level dari cuma beli, jadi bikin; dari ikut tren, jadi pencipta tren," ujar Nuryazidi di Badung, Bali, pada Kamis (25/6).

Pendapat itu disampaikan Nuryazidi dalam Training of Trainer (ToT) Youth Content Creator Rohis Indonesia di Badung, Bali, pada 23–25 Juni 2026. Pesertanya merupakan pengurus Rohani Islam (Rohis) SMA dan SMK dari 34 provinsi di Indonesia.

Dalam ToT itu para peserta memperoleh penguatan kepemimpinan, literasi digital, ekonomi dan keuangan syariah, serta keterampilan memproduksi konten media sosial yang kreatif dan edukatif. Program itu merupakan kolaborasi antara Direktorat PAI Kemenag dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia

Sebagaimana diketahui bahwa setiap SMA dan SMK terdapat ekstrakurikuler Rohis. Kehadiran Rohis itu diharapkan tidak sekadar menjadi ruang kreativitas ekstrakurikuler bagi siswa di luar kelas.

Nuryazidi menambahkan, pengurus Rohis memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak literasi ekonomi dan keuangan syariah di kalangan pelajar. Dengan kemampuan komunikasi yang baik dan pemanfaatan teknologi digital secara kreatif, mereka dapat membantu memperluas pemahaman masyarakat mengenai gaya hidup halal, kewirausahaan syariah, serta berbagai peluang yang tersedia dalam industri halal nasional.

Kehadiran pengurus Rohis itu diharapkan dapat memperkuat narasi keislaman yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap berbagai peluang ekonomi syariah di Indonesia.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore