
Kolaborasi Ekosistem Digital Percepat Inklusivitas Layanan Keuangan di Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com - Upaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat terus diperkuat melalui integrasi layanan digital dan perbankan. Dukungan yang semakin besar dari ekosistem digital diharapkan dapat mendorong inovasi layanan keuangan, memperluas jangkauan kredit yang bertanggung jawab, serta mempercepat inklusi keuangan di berbagai lapisan masyarakat.
Salah satuny dilakukan oleh Grab yang resmi mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX SUPA; "Superbank") dengan total kepemilikan yang kini mencapai lebih dari 50 persen. Langkah strategis ini menegaskan komitmen jangka panjang Grab untuk memperluas akses pembiayaan dan mendorong inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia melalui Superbank.
Peningkatan kepemilikan tersebut dilakukan melalui serangkaian transaksi di dalam ekosistem Grab, termasuk pembelian saham oleh A5-DB Holdings dan GXS Pte. Ltd. pada bulan Mei 2026 yang menjadikan Grab sebagai pemegang saham mayoritas di Superbank.
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, mengatakan, kepercayaan Grab yang semakin besar terhadap Superbank merupakan validasi atas strategi pertumbuhan yang kami jalankan.
"Dukungan dari ekosistem Grab memungkinkan kami menghadirkan layanan perbankan yang lebih relevan, mudah diakses, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi produk, memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta menghadirkan pengalaman perbankan digital yang semakin seamless bagi jutaan masyarakat Indonesia"
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan, Indonesia merupakan rumah bagi Grab dan merupakan ekosistem penting. Pihaknya telah hadir selama lebih dari 10 tahun dan telah menjadi bagian dari keseharian jutaan masyarakat Indonesia.
"Peningkatan kepemilikan di Superbank mencerminkan keyakinan kami terhadap potensi jangka panjang Indonesia serta peran penting layanan keuangan digital dalam memperluas akses ekonomi bagi masyarakat. Bersama Superbank, kami akan terus menghadirkan inovasi dan memperkuat ekosistem yang memberikan manfaat nyata bagi, Mitra Pengemudi, Mitra UMKM, pengguna, dan masyarakat luas."
Dukungan yang semakin kuat dari Grab sejalan dengan kinerja Superbank yang terus bertumbuh. Per April 2026, penyaluran kredit Superbank meningkat 55 persen secara year-on-year (YoY), didorong oleh integrasi yang semakin erat dengan ekosistem Grab dan OVO. Salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut adalah produk Pinjaman Atur Sendiri yang tersedia langsung di aplikasi Grab dan OVO, sehingga memberikan akses pembiayaan yang lebih cepat, aman, dan mudah bagi jutaan pengguna.
Pertumbuhan bisnis tersebut turut diikuti peningkatan profitabilitas yang signifikan. Pada periode empat bulan yang berakhir 30 April 2026, Superbank membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 142 miliar, meningkat 1.529 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini mencerminkan kuatnya sinergi ekosistem, disiplin pengelolaan risiko, serta fokus Superbank dalam menghadirkan layanan keuangan digital yang relevan dan inklusif bagi masyarakat Indonesia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
