
Pengguna baru QRIS sepanjang tahun 2023 di Jatim mencapai 2,22 juta atau 105,3 persen dari target yang ditetapkan. (ANDY S/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com – Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea (BoK) menyepakati kerangka kerja sama local currency transaction (LCT) untuk mendorong penggunaan mata uang rupiah dan won dalam transaksi perdagangan kedua negara. Perbankan di Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) dilibatkan sebagai bank appointed cross currency dealer (ACCD) yang akan memfasilitasi operasionalisasi LCT.
Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menuturkan, kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani pada Mei 2023 dan kesepakatan operasional pada Juni 2024. Kerangka LCT Indonesia-Koesel akan diimplementasikan secara efektif mulai 30 September 2024. ”Kerja sama ini mendorong kuotasi nilai tukar secara langsung (direct quotation) antara rupiah terhadap won serta relaksasi ketentuan yang diperlukan untuk mendorong pemanfaatan LCT,” kata Erwin kemarin (31/8).
Ke depan, implementasi kerangka LCT akan mendorong peningkatan transaksi perdagangan bilateral. Juga, mengurangi eksposur risiko nilai tukar dan meningkatkan efisiensi transaksi. BI dan BoK menetapkan 14 bank sebagai bank ACCD di Indonesia dan sebanyak 7 bank di Korsel yang akan memfasilitasi operasionalisasi LCT rupiah-won.
Sebelumnya, BI dan BoK telah sepakat dalam pembayaran berbasis quick response code antarnegara (QR code cross border). Kolaborasi pembayaran berbasis QR code dua negara tersebut bertujuan mengakselerasi upaya interkoneksi dan interoperabilitas pembayaran lintas negara. Khususnya dengan menggunakan QR code Indonesian Standard (QRIS) dan QR code pembayaran Korsel yang akan ditentukan oleh BoK.
Implementasi QR cross border Indonesia-Korsel akan mendukung transaksi antarmasyarakat di kedua negara. Sehingga mampu mendorong ekonomi dan keuangan digital. Mengingat, jumlah kunjungan turis antar-kedua negara yang cukup tinggi.
Selain itu, konektivitas pembayaran lintas negara juga perlu disinergikan dengan skema mata uang lokal dalam transaksi bilateral. Dengan demikian, mampu mendukung stabilitas makroekonomi dan meningkatkan efisiensi. Apalagi, fenomena strong dollar Amerika Serikat (AS) alias USD menekan hampir sebagian besar mata uang negara-negara di dunia.
Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Ryan Rizaldy menyatakan, pihaknya berkomitmen memperluas implementasi penggunaan QRIS cross border dengan sejumlah negara. Saat ini kerja sama QRIS cross border sudah terealisasi di Malaysia, Singapura, dan Thailand. BI juga telah menandatangani kerja sama dengan India, Korea, Jepang, dan Uni Emirat Arab (UAE).
Ryan mengatakan, QRIS cross border memiliki potensi pasar yang besar dan pertumbuhan yang positif. Apalagi, transaksi inbound dari turis asing di Indonesia terus meningkat. Hingga Juni 2024, transaksi dari turis Thailand meningkat 13 persen, dari Singapura 28 persen, dan dari Malaysia 8 persen.
Sedangkan transaksi outbound, penggunaan QRIS oleh masyarakat Indonesia di Thailand naik 9 persen dan di Malaysia naik 4 persen. Namun, transaksi di Singapura menurun 12 persen pada periode yang sama. ”Kami tidak berhenti di situ, bergerak lebih jauh koneksi antarnegara lain. Tenaga kerja Indonesia di luar yang kirim remitansi yang selama ini mungkin mahal dalam memperoleh akses bisa semakin mudah dan cepat,” ujarnya. (han/c17/fal)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
