
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
”Ditangkap kenapa?”
”Sebab ketahuan makan uang proyek sejak tahun lalu.”
Kabar dari sekretaris desa tersebut membuat warga melepaskan anakan-anakan beringin dan pulang. Tinggal Ama Tewo dan Ama Pelatin. Keduanya terus menggali lubang. Menanam anakan-anakan beringin yang ditinggalkan itu.
Angin kemarau berembus. Dingin. (*)
Lewotala, Flores Timur, Januari 2024
Daftar istilah
Ina Tana Ekan:
Ibu Bumi Tanah (Tuhan Ibu dalam agama asli suku Lamaholot)
Ema: Ibu
---
SILVESTER PETARA HURIT, Alumnus Jurusan Teater STSI Bandung (sekarang ISBI). Menulis cerpen, esai, dan lakon. Mendirikan Nara Teater. Bergiat mengembangkan teater dan sastra di Flores Timur, NTT.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
