
ILUSTRASI
”Tidak.”
”Ada restoran di atas sana? Aku butuh hangat dan duduk.”
”Pasti ada. Semua orang butuh itu.”
”Mataku sakit. Aku pusing.”
”Ada gua di sini. Kita bisa berlindung!” Ratna teriak dari depan.
”Kamu jalan cepat sekali!” Liu berkomentar ke Ratna.
”Aku mau cepat sampai ke puncak. Kita harus ke gereja. Mereka tutup begitu hari habis.”
”Hari sudah habis sejak tadi,” sahut Martha sambil menyenderkan badan ke dinding terdalam cekungan. Ia merogoh tas kainnya, mencari cokelat. Sumber energi, sumber ketenangan. Sambil mengemut bongkahan cokelat, ia mengamati dinding gua. Ia menghindari jarum-jarum salju putih yang menusuki kesadarannya. Liu memandang ke entah. Ratna terus melihat peta dan menghitung-hitung waktu.
Seorang laki-laki bersetelan Norwegian Hiking lewat. Tersenyum kepada mereka. Tapi, Liu yakin senyum itu hanya untuknya. Ekor matanya terus merunut laki-laki itu, punggungnya, pantatnya.
”Bisakah kau tanya padanya di mana kita bisa menemukan restoran?” Martha memancing.
”Tidak. Aku harus membuka aplikasi. Mungkin dia juga terdaftar di sini.” Liu jongkok, melepas seluruh bawaannya, tenggelam dalam lautan foto-foto.
”Matanya cokelat ya? Aku lihat tadi dia punya tanda luka di dahinya. Rambutnya? Ah aku lupa!” Liu semringah.
Sementara Ratna, dalam ketidaksabaran sampai ke gereja, kembali tenggelam dalam ritual menelepon dan me-reject.
Hujan salju deras dan miring, menerobos bibir gua, memampatkan tiga perempuan ini di pojok yang sama.
Martha masih menghadap ke dinding batu. Menghitung jamur-jamurnya. Ada yang bulat. Ada yang lancip. Warnanya putih kehijauan. Ada yang menonjol. Memiliki spora di atasnya. Dia mencoba menghitung titik-titik kumpulan spora itu sembari batinnya terus menginstruksi otaknya: fokus-fokus, jangan cemas, tarik napas. Sial dia datang. Tarik napas. Fuck! (*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
