
Foto: Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian saat menyambut tim Indonesia yang juara Badminton Asia Mixed Team Championships 2025. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan pertemuan dengan para pemain senior yang berada di pusat pelatihan nasional (Pelatnas) PBSI di Cipayung. Federasi mempersilakan bila ada di antara mereka yang ingin berkarier sebagai pemain profesional atau independen.
Pertemuan itu diikuti oleh Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat dan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binores) PP PBSI, Eng Hian bersama dengan para pemain senior.
Dalam keterangan resminya, PP PBSI menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dilakukan untuk memberikan semangat serta mendengarkan usulan, kebutuhan dan keinginan para atlet.
Tidak dijelaskan batasan atlet senior seperti apa dan siapa saja yang mengikuti pertemuan. Namun PBSI berharap rapat ini dapat membuat para atlet penghuni Pelatnas PBSI bisa semakin nyaman dan berfokus untuk mencatatkan prestasi.
“Pemain senior ini mempunyai jangka waktu bermain yang tidak panjang, jadi mereka harus punya komitmen yang tinggi selama berada di Pelatnas dan memaksimalkan waktu yang ada untuk meraih prestasi terbaik,” kata Eng Hian dalam keterangan resminya, Sabtu (29/3).
Selain itu, pertemuan tersebut turut membahas perihal kemungkinan pemain yang ingin berkarir di luar Pelatnas PBSI. Eng Hian mengatakan, federasi tidak menghalangi tapi perlu mekanisme yang masih harus dikaji lebih mendalam.
“Kami tidak membedakan atlet tersebut berada di Pelatnas atau luar Pelatnas, yang terpenting mereka adalah atlet anggota PBSI yang membela dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional,” tutur Didi, sapaan Eng Hian.
Menjadi pemain profesional atau independen adalah opsi yang bisa dilakukan oleh para pebulu tangkis nasional untuk tetap eksis meski tak lagi di Pelatnas PBSI. Tapi, mereka harus mengurus semuanya serba mandiri, baik itu latihan hingga mengikuti turnamen.
Menempuh karier sebagai pemain profesional pun bukan hal baru dalam dunia bulu tangkis. Di Indonesia saja, sejumlah nama beken pernah melakukannya seperti Taufik Hidayat, Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon, hingga Mohammas Ahsan/Hendra Setiawan.
Saat ini pun ada dua pasangan beken Indonesia yang sedang menjalani karier sebagai pemain independen. Yakni duet ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
