
Photo
JawaPos.com - Sepanjang sejarah bulu tangkis, tidak sedikt atlet yang sukses mengukir prestasi sendiri meskipun dipasangkan dengan beda pemain. Kali ini BWF membahas salah satu legenda bulu tangkis dan pendiri BWF, Sir George Thomas.
Dilansir dari situs bwfbadminton.com, sebelum menjadi presiden dan pendiri Federasi Bulu Tangkis Internasional (IBF) sekarang BWF, Sir George Thomas punya karir bintang yang berlangsung selama 30 tahun. Yakni dari 1900-1929. Bahkan hingga saat ini catatan dia meraih 21 gelar All England belum ada yang menandingi.
Thomas adalah seorang olahragawan yang tajam. Di luar bulu tangkis, dia mahir di beberapa cabang olahraga. Dia pernah dua kali juara catur, masuk semifinal kejuaraan tenis hingga seorang equestrian.
Sir George Thomas lahir di Istanbul, Turki, pada 14 Juni 1881. Thomas mulai karirnya di klub Southsea Selatan dan dalam waktu tiga bulan sudah bermain di All Inggris 1900 dan masuk semifinal. Dia berkompetisi setiap tahun untuk 28 tahun berikutnya, kecuali untuk periode empat tahun ada Perang Dunia I.
Saat bertugas di Angkatan Darat, Thomas berlari lebih dari 300 kilometer dari gurun Mesopotamian, dia menolak kesempatan untuk naik kudanya, dia memilih untuk 'footslog' dengan pasukannya. Setelah perang, dia mewarisi sebuah baronetcy dan Sir George Thomas Bart.
Selama karirnya bermain, Thomas memenangkan 78 gelar nasional, serta All England. Pada 1903, Thomas masuk ganda campuran yang berpasangan dengan Ethel Thomson dan meraih gelar All England. Pada 1906, dia menang lagi dengan Thomson dan mencapai yang pertama dari sembilan gelar kembarnya. Sampai wabah perang terjadi, dia punya 90 Gelar, termasuk 15 kejuaraan di Skotlandia, 14 di Irlandia dan 10 di Inggris.
Pada kejuaraan All England 1920, saat Thomas berusia 39 tahun, dia masih bisa memenangkan empat gelar juara di tunggal dan tiga gelar di ganda secara berturut-turut dengan Hazel Hogarth (dia sebelumnya menang dengan Hogarth tahun 1914). Tiga ganda crowns dengan Frank Hodge diikuti tahun 1921, 1924 dan 1928, yang terakhir pada usia 47.
Pada tahun-tahun terakhir, dia menambahkan 16 gelar di Skotlandia dan 12 gelar di Irlandia. Thomas memimpin IBF selama 21 tahun dari 1934-1955 dan dikenal sebagai Men’s World Team Championship. Pada 1939, Thomas membuat kejuaraan bernama Thomas Cup yang kali pertama digelar pada 1948-1949 di Preston, Inggris. Waktu Piala Thomas kali pertama diraih oleh tim Malaya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
