
Pebulu tangkis putra Jepang Kento Momota mengaku ada perasaan campur aduk saat ia akhirnya menundukkan Lin Dan yang notabene merupakan idola masa kecilnya.
JawaPos.com - Kento Momota berhasil melaju ke babak final Jepang Terbuka 2018 usai menundukkan pebulu tangkis Denmark Viktor Axelsen di partai semifinal, (Sabtu (15/9). Sebelum mengandaskan Axelsen, sehari sebelumnya Momota baru saja melewati salah satu pertandingan paling berkesan dalam hidupnya: Ia akhirnya menundukkan Lin Dan.
Bertanding melawan Lin Dan yang sudah tidak dalam performa puncak di babak perempat final pada Jumat (14/9) kemarin, harus diakui pertarungan tidak berjalan menarik. Momota menang mudah dengan skor 21-8 dan 21-10.
Namun, Momota punya kesan sendiri terhadap kemenangan itu. Untuk pertama kali dalam karirnya, ia sukses menundukkan salah satu sosok yang membuatnya mengambil raket dan kok untuk menjadi jalan hidupnya.
"Rasanya betul-betul campur aduk. Lin Dan adalah pahlawan saya sedari kecil, dan saya banyak sekali menonton pertandingannya saat saya masih duduk di bangku SMA," ujar Momota seperti dilansir badmintonplanet.com.
Pertemuan kemarin juga bukanlah pertemuan pertama Momota dan Lin Dan. Mereka sudah pernah bertemu di All England 2015, di mana Momota kala itu harus mengakui keunggulan Lin Dan dengan skor 18-21 dan 19-21.
Lantaran sama-sama pemain kidal, Momota mengaku ia banyak sekali mencontoh permainan Lin Dan. "Saya betul-betul mempelajari gerakan-gerakan dan teknik pemain kidal dari Lin Dan," ujar Momota.
Meski sudah berhasil mengalahkan idolanya, Momota mengaku bahwa respeknya dengan Lin Dan sebagai salah satu pebulu tangkis terbaik dunia tidak akan turun sampai kapanpun.
"Lin Dan tetap pahlawan saya, dan itu tidak akan berubah," ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
