
Jonatan Christie
JawaPos.com - Pelatih tunggal putra Indonesia Hendry Saputra menuturkan bahwa Jonatan Christie sudah cukup fit untuk menjalani pertandingan melawan Korea Selatan pada Rabu (23/5) oukul 14.00 nanti.
Walau demikian, Hendry mengakui anak didiknya itu belum sembuh benar. "Kondisinya sudah oke, tapi memang belum 100 persen," ujar Hendry.
Diturunkannya Jojo hari ini pun dikatakan Hendry adalah karena ia sudah siap secara mental. "Artinya tidak ada paksaan dia harus main. Dia sudah siap," kata Hendry.
Karena kondisi yang belum fit, Jojo dikhawatirkan tidak akan tampil dengan baik. Namun, Hendry meyakini Jojo dapat memberikan permainan terbaiknya setelah melewati beberapa latihan selama di Thailand.
"Dari kemarin pas sakit kita tetap lakukan latihan bertahap. Mulai dari yang ringan sampai hari ini sudah lebih oke. Karena itu kita coba turunkan dia. Kita mau lihat apakah dia sudah bisa maksimal atau belum," kata Hendry.
Turun sebagai tunggal kedua, Jojo akan menghadapi Heo Kwang Hee. Dua pemain tunggal lain Anthony Sinisuka Ginting bertemu dengan Son Wan Ho dan Firman Abdul Kholik melawan Ha Young Woong.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
