
Kepopuleran Anak-anak Sidek di Malaysia membuat mereka sempat dijadikan film kartun di Negeri Jiran
JawaPos.com - Kemahsyuran bulu tangkis Indonesia rasanya susah lepas dari sosok Rexy Mainaky dan sederet nama saudara-saudaranya yang kemudian sering disebut sebagai Mainaky Bersaudara. Jika klan Mainaky memiliki andil membesarkan bulu tangkis Tanah Air, maka negara tetangga Malaysia juga punya klan yang berperan penting dalam membuat Negeri Jiran menjadi salah satu negara bulu tangkis yang paling diperhitungkan: Sidek.
Kemahsyuran nama Sidek di Malaysia boleh dibilang sangatlah besar. Mereka terdiri dari lima bersaudara: Misbun Sidek, Razif Sidek, Jalani Sidek, Rahman Sidek, dan Rashid Sidek. Kelimanya kelak dikenal dengan sebutan Anak-anak Sidek, atau The Famous Five Sidek Brothers.
Dididik oleh sang ayah Sidek Abdullah Kamar, kelimanya bermain dalam disiplin yang berbeda-beda. Misbun dan Rashid fokus di sektor tunggal, sementara Razif, Jalani, dan Rahman bermain di sektor ganda. Razif dan Jalani merupakan pasangan tetap, meski beberapa kali Jalani dipasangkan dengan Rahman.
Anak-anak Sidek mulai menunjukkan taring mereka di dunia bulu tangkis di era tahun 80'an sampai 90'an. Mereka semua sukses meraih medali di beragam turnamen bergengsi, mulai dari sederet turnamen terbuka, Kejuaraan Dunia, Piala Thomas, All England, sampai Olimpiade.
Momen paling tak terlupakan mereka adalah saat menjuarai Piala Thomas 1992. Kala itu, tim Thomas Malaysia yang diperkuat Anak-anak Sidek berhasil menumbangkan Indonesia dengan skor 3-2, sekaligus merebut titel juara Piala Thomas kelima mereka.
Kepopuleran Anak-anak Sidek bahkan membuat kisah mereka dijadikan cerita untuk bahan pelajaran anak-anak kecil, mulai dari film kartun sampai serial buku komik.
Dedikasi Anak-anak Sidek untuk bulu tangkis tidak berhenti walau kelimanya sudah gantung raket. Sama seperti Mainaky Bersaudara, mereka juga berkecimpung sebagai pelatih bulu tangkis di negara mereka.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
