
Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Agung Firman Sampurna saat jump apers Daihatsu Indonesia Masters 2024 di Jakarta pada Senin (27/11) (Antara / Arnidhya Nur Zhafira)
JawaPos.com – Daihatsu Indonesia Masters 2024 bakal berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 23–28 Januari. Agenda itu mepet dengan pemilihan umum presiden dan wakil presiden yang berlangsung pada 14 Februari.
Namun, Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna menjamin penyelenggaraan sesuai jadwal. Dia melanjutkan, Indonesia Masters sudah terjadwal setiap tahun. ”Memang sudah waktunya di Januari dan menjadi agenda BWF,” paparnya.
Selain itu, agenda olahraga seperti badminton termasuk dibutuhkan. ”Orang punya perbedaan. Tapi, di sini kan bisa bersatu. Ini hal yang kita butuhkan. Tadi sudah saya konfirmasi ke Pak Armand Darmadji (ketua penyelenggara), perizinan semuanya bagus tidak ada masalah. Tidak usah khawatir. Kegiatan on schedule. Mudah-mudahan tidak ada masalah apa pun,” katanya.
Mantan ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu mengakui, saat ini prestasi badminton Indonesia sedang naik turun. Namun, pihaknya tetap berkomitmen untuk mengurangi kekurangan yang ada.
Sementara misi kedua tidak hanya menjadi olahraga prestasi. Tapi, dia menyebut bulu tangkis sebagai olahraga dengan visi sport entertainment industry.
”Sebagai indikator tersebut, kami berkomitmen selenggarakan turnamen dan paling membanggakan kita salah satunya Indonesia Masters. Ini kehormatan bagi kami,” ucapnya.
Sementara itu, juara Indonesia Maters 2023 Jonatan Christie dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin bertekad untuk mempertahankan gelar. Terlebih, agenda ini menjadi perhitungan race to Olympic 2024.
”Pastinya ada dua target. Satu pertahankan gelar dan dua mau maksimal dari poinnya itu untuk Olimpiade,” sebut Jonatan.
Pria yang akrab disapa Jojo itu menuturkan, dilihat secara umum, ada penurunan prestasi di tunggal putra.
”Tapi, kami melakukan terbaik dari pelatih tim, kita lakukan terbaik juga. Dan kita lihat juga negara lain melakukan hal yang sama. Ke depan pasti kita lebih maksimal lagi,” tegasnya.
Disinggung soal persaingan tunggal putra dunia, Jojo menilai saat ini sudah mulai merata. Semua pemain bisa menang dan kalah serta memiliki kans yang sama di setiap pertandingan.
”Dan juga setiap kesempatan setiap hari punya kans masing-masing. Prepare satu per satu pertandingan,” katanya.
Saat ini, menurut dia, sedang banyak event dan sangat menguras tenaga. Dampaknya, pikiran dan segala otot yang dipakai bisa bermasalah. ”Jadi, balik lagi persiapan di satu event yang paling penting,” ujarnya. (raf/c19/bas)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
