
Linda Wenifanetri
JawaPos.com - Tunggal putri Linda Wenifanetri tampil memukau di kejuaraan dunia 2015 di Istora Senayan, Jakarta, yang berakhir akhir pekan, lalu. Linda sapaan akrabnya, lolos ke babak semifinal sebelum akhirnya di kalahkan pemain nomor dua asal India, Saina Nehwal.
Berbekal penampilan impresif tersebut, Linda ingin meraih prestasi lebih tinggi lagi, yakni berlaga tampil di Olimpiade 2016 di Brazil. Dia ingin seperti idolanya, Susi Susanti dan Mia Audina.
“Susi Susanti dan Mia Audina sudah jadi idola saya sejak masih kanak-kanak. Saya sangat ingin seperti mereka bermain di Olimpiade,” ujar Linda saat ditemui di Jakarta, Rabu (18/8).
Tiga tahun lalu, Linda Weni punya kesempatan untuk membela Indonesia di Olimpiade London 2012. Namun sayang, impiannya itu gagal terwujud.
"Tapi kalau saya rasa bukan hanya saya saja, semua atlet pasti semua tujuannya adalah ikut OLimpiade. Apalagi setelah melihat hasil dari World Championship kemarin saya semakin termotivasi ingin berada di olimpiade," ujar Linda.
Keinginan main di Olimpiade juga banyak dipengaruhi oleh keinginan mengikuti jejak dua idolanya yakni Susi Susanti dan Mia Audina. Dikisahkan Linda Weni, sejak kecil dia sudah dicekoki berbagai kisah soal aksi kepahlawanan Susi saat meraih emas di Olimpiade Barcelona 1991.
"Saya itu dulu sukanya justru bukan bulutangkis tapi balet. Cuma papah saya hobi bulutangkis, saya melihat dia latihan. Kakak saya juga sudah masuk klub, dan saya ikutan. Kebetulan saya melihat gambar Susi Susanti dam Mia Audina. Saya tanya kepada mereka. Siapa mereka? lalu mereka menceritakan. Sejak itu saya mengidolai mereka dan ingin berakhir seperti mereka," cerita Linda.
Perjuangan Linda tak mudah. Dia harus mengikuti latihan dan seleksi di Sekolah Ragunan. Upanya berhasil, dia lolos bahkan sampai sekarang masuk pelatnas. Kini dari sejumlah turnamen dan kejuaraan yang dia lakukan, dia ingin mencicipi Olimpiade. Ketika ditanya apakah berani menargetkan emdali emas di Olimpiade, Linda minta didoakan. (bam/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
