Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 April 2024 | 14.06 WIB

Ketika Laut Jawa Menelan Lapangan dan Kebun-Kebun

Cover buku - Image

Cover buku

Segala hal dalam novela ini menjadi mungkin setelah Dewi Lanjar yang disangka mitos ternyata benar-benar ada. Lalu, seperti yang dijanjikan juru kunci kepada anak dan istri Caslani, ’’suami dan mertuamu akan kembali”, dan keduanya benar-benar kembali.

Dua orang ini tidak sempat meminta Dewi Lanjar menyelamatkan Dukuh Simonet. Rupa-rupanya antrean pesugihan terlalu panjang. Mereka pikir belum lama menunggu. Namun, begitu keluar dari istana Dewi Lanjar, ternyata mereka sudah berubah menjadi sepasang lelaki tua.

Anak dan ayah tersebut kemudian mencari Dukuh Simonet. Dukuh itu telah menjelma pulau kecil di tengah laut. Hanya tersisa satu-dua keluarga yang keras kepala tinggal di sana, menunggu Laut Jawa menelan habis mereka.

Novela ini memang sengaja tidak memberikan jawaban pasti. Segalanya dibiarkan mengambang dan justru itulah yang membuat ceritanya menarik. Dewanto tidak pernah memberikan 4, dan sengaja atau tidak, ia mengaplikasikan sebuah teori yang dipopulerkan Andrew Stanton; ia memberikan 2+2 dan membiarkan pembaca menarik sendiri kesimpulannya! (*)

---

  • Judul Buku: Kisah Ganjil Pelaut dan Keturunannya
  • Penulis: Dewanto Amin Sadono
  • Penerbit: Rua Aksara
  • Tahun Terbit: Februari 2024
  • Tebal: 12,5×18 cm, 128 halaman

---

*) ALIURRIDHA,Pengajar di Prodi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia Universitas Mataram

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore