Mahasiswa berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 11,57 persen ke level 5.185,11 pada perdagangan Jumat (16/10) menjadi ujian serius bagi kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia, khususnya di momen dua tahun berjalan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pasar saham yang tercermin dari IHSG yang sejatinya terus bergerak mengikuti perkembangan perekonomian dengan faktor-faktor yang menyertainya, baik sentimen positif maupun negatif.
Kejatuhan IHSG kali ini, selain merespons sorotan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap tata kelola pasar modal, juga berbagai faktor lain yang mempengaruhinya, seperti arah kebijakan pemerintah dalam pengelolaan APBN, khususnya pengelolaan fiskal dan pelaksanaan program prioritas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022