
Penandatanganan nota kesepahaman pengadaan mesin pengolah kelapa PT Royal Agro Industri (RAI) dengan mitra dari Tiongkok. (Istimewa)
JawaPos.com -Tingkatkan nilai tambah komoditas kelapa, PT Royal Agro Industri (RAI) memperkuat hilirisasi dengan menambah kapasitas industri pengolahannya berupa mesin produksi baru dari Beyond, Tiongkok.
Penambahan fasilitas produksi pada empat pabrik akan meningkatkan kapasitas produksi lebih dari 2 juta butir kelapa per hari mulai 2027.
CEO PT RAI Johanna mengatakan, mesin baru tersebut akan ditempatkan di pabrik perusahaan di Manado, Sulawesi Utara; Sampit, Kalimantan Tengah; serta pabrik baru yang tengah dibangun di Riau.
"Karena permintaan hasil pengolahan kelapa di dunia terus meningkat, saat ini kami sedang membangun satu pabrik lagi di Riau, yakni PT Garuda Coco Industri," kata Johanna kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).
Saat ini, RAI mengelola tiga pabrik pengolahan kelapa, yakni PT Dewa Agricoco Industri (DAI) di Halmahera, Maluku Utara; PT Tri Mustika Cocomanaesa di Manado, Sulawesi Utara; dan PT Samuda Coco Indonesia di Sampit, Kalimantan Tengah.
Menurut Johanna, mesin dari Tiongkok tersebut akan digunakan untuk menambah jalur produksi di pabrik Manado dan Sampit yang telah beroperasi. Sementara di Riau, mesin menjadi bagian dari fasilitas produksi pabrik baru. ”Tahun depan, semua alat baru sudah bisa digunakan untuk produksi," ujarnya.
Setelah penambahan fasilitas tersebut, pabrik di Riau diproyeksikan memiliki kapasitas pengolahan hingga 1 juta butir kelapa per hari. Sementara pabrik di Manado memiliki kapasitas sekitar 500.000 butir per hari, Sampit 350.000 butir, dan Halmahera 250.000 butir per hari. ”Artinya, PT RAI memiliki kapasitas untuk mengolah lebih dari 2 juta butir kelapa per hari,” kata Johanna.
Penambahan mesin juga akan memperluas produksi sejumlah produk turunan kelapa, antara lain desiccated coconut low fat dan desiccated coconut high fat. Selain itu, RAI memproduksi santan, arang, cocofiber, cocopeat, crude coconut oil, serta sejumlah produk turunan lainnya.
Owner PT RAI, Jerry Hermawan Lo, mengatakan, pengembangan industri merupakan bagian dari upaya mengubah pola perdagangan kelapa Indonesia, dari menjual komoditas dalam bentuk mentah menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
”Kalau dulu kelapa Indonesia diekspor dalam bentuk utuh atau kelapa bulat dengan harga murah, sekarang dengan pabrik ini kami bisa olah dulu sebelum diekspor. Tentu saja olahan kelapa memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi. Ini yang dinamakan hilirisasi kelapa,” kata Jerry.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022