
BPDP berpartisipasi dalam Knowledge Exchange & Innovation Exhibition Jakarta 2026 dengan memperkenalkan produk UMKM Perkebunan. (Istimewa).
JawaPos.com – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) secara konsisten mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis komoditas perkebunan lewat sejumlah promosi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat citra positif serta memperluas pemasaran komoditas perkebunan dan program-program BPDP.
Terbaru, BPDP berpartisipasi dalam Knowledge Exchange & Innovation Exhibition Jakarta 2026 sebagai salah satu kegiatan pendukung dari Regional Learning Forum on Sustainable Commodities: Advancing Sustainable Palm Oil and Cacao Through Regional Learning, Partnership, and Innovation, yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan United Nations Development Programme (UNDP).
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah mengatakan bahwa partisipasi BPDP merupakan bagian dari komitmen untuk terus mendorong pengembangan komoditas perkebunan yang berkelanjutan, inovatif, dan berdaya saing.
“Partisipasi BPDP dalam kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkenalkan beragam produk UMKM yang berasal dari komoditas perkebunan kepada masyarakat internasional. Tujuannya, membuka peluang kolaborasi serta pertukaran gagasan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor yang perkebunan yang berkelanjutan,” ujar Helmi.
Baca Juga:Pagelaran Sabang Merauke 2026 Meriah, Kolaborasi UMKM Lewat Digitalisasi Merchant Jadi Daya Tarik
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 27 – 28 Agustus 2026 di Jakarta ini menjadi momentum strategis bagi BPDP untuk memperkenalkan peran, program, serta kontribusi BPDP dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit, kakao, kelapa, dan produk turunannya.
Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, badan-badan PBB, pelaku sektor swasta, dan pemangku kepentingan sektor perkebunan dari Indonesia, Malaysia, dan Papua Nugini.
Melalui kegiatan ini, BPDP melihat pentingnya pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta inovasi dari berbagai pemangku kepentingan sebagai salah satu kunci dalam menjawab tantangan pembangunan sektor perkebunan.
Inovasi yang dihasilkan tidak hanya perlu memberikan nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta keberlanjutan bagi generasi mendatang.
Bagi BPDP, forum seperti ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat, dan berbagai mitra pembangunan dalam menciptakan ekosistem perkebunan yang semakin produktif dan berkelanjutan.
“Kami percaya komoditas perkebunan Indonesia terutama kelapa sawit, kelapa, dan kakao dapat terus tumbuh, memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan nasional,” ungkap Helmi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022