Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2026 | 21.07 WIB

BPDP Dorong Penguatan SDM Perkebunan dan Percepat Peremajaan Sawit Rakyat 

Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurachman. (Istimewa). - Image

Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurachman. (Istimewa).

JawaPos.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus memperkuat dukungan keberlanjutan industri kelapa sawit nasional melalui percepatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) perkebunan serta Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). 

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tiga pihak Program Dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit Batch VI secara simbolis, sekaligus kerja sama Program Pengembangan SDM Perkebunan.

Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurachman, mengatakan Program PSR merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat, serta menjaga keberlanjutan industri sawit nasional. 

Program dilaksanakan melalui penggantian tanaman yang sudah tidak produktif dengan benih unggul serta penerapan praktik budidaya yang baik atau Good Agricultural Practices (GAP). BPDP berperan dalam pengelolaan dan penyaluran dukungan pendanaan PSR kepada kelembagaan pekebun sesuai ketentuan, dengan melibatkan pemerintah daerah, perbankan mitra, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sejak dilaksanakan pada 2016 hingga 19 Agustus 2026, Program PSR secara kumulatif telah menjangkau 187.782 pekebun dengan total luas lahan mencapai 428.745 hektare dan dana yang telah disalurkan sebesar Rp12,86 triliun. 

Memasuki 2026, BPDP terus mempercepat pelaksanaan PSR dengan tetap mengedepankan ketepatan sasaran, akuntabilitas, tata kelola, dan kualitas pelaksanaan. Realisasi tahun 2026 telah mencapai 133 proposal dengan luas 20.229 hektare, melibatkan 10.403 pekebun, dan nilai penyaluran dana sebesar Rp606 miliar.

BPDP akan terus memperkuat tata kelola, mempercepat pelaksanaan, meningkatkan kualitas peremajaan, serta mempererat koordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat Program PSR semakin optimal.

Selain peremajaan kebun, BPDP juga menempatkan pengembangan SDM sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan dan peningkatan daya saing industri sawit nasional. Di tengah dinamika industri sepanjang 2026, peningkatan produktivitas, inovasi, hilirisasi, dan kualitas SDM menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi industri kelapa sawit Indonesia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore